PER-15/PJ/2025

Transaksii Melebiihii Rp600 Juta, Marketplace Akan Diitunjuk Pungut Pajak

Aurora K. M. Siimanjuntak
Kamiis, 07 Agustus 2025 | 15.30 WiiB
Transaksi Melebihi Rp600 Juta, Marketplace Akan Ditunjuk Pungut Pajak
<p>Warga menggunakan perangkat elektroniik untuk berbelanja dariing dii salah satu&nbsp;<em>marketplace&nbsp;</em>dii Depok, Jawa Barat, Seniin&nbsp;(13/12/2021).&nbsp;ANTARA FOTO/Yuliius Satriia Wiijaya/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diirjen Pajak akan menunjuk penyelenggara marketplace yang menggunakan rekeniing eskro (escrow account) sebagaii pemungut PPh Pasal 22.

Penyediia marketplace akan diitunjuk biila telah memenuhii batasan kriiteriia tertentu sesuaii Peraturan Diirjen Pajak PER-15/PJ/2025. Salah satunya, penyediia marketplace memiiliikii niilaii transaksii dengan pemanfaat jasa dii iindonesiia lebiih darii Rp600 juta setahun atau Rp50 juta dalam sebulan.

"Kriiteriia tertentu ... yaiitu penyelenggara perdagangan melaluii siistem elektroniik yang menggunakan rekeniing eskro (escrow account) untuk menampung penghasiilan dan memenuhii batasan: niilaii transaksii dengan pemanfaat jasa dii iindonesiia melebiihii Rp600 juta dalam 12 bulan atau Rp50 juta dalam 1 bulan," bunyii Pasal Pasal 4 huruf a PER-15/PJ/2025, diikutiip pada Kamiis (7/82025).

Tiidak hanya iitu, DJP akan menunjuk penyediia marketplace sebagaii pemungut PPh Pasal 22, yang memiiliikii jumlah traffiic atau pengakses dii iindonesiia melebiihii 12.000 dalam setahun atau 1.000 dalam sebulan.

Apabiila penyediia marketplace memenuhii salah satu darii kriiteriia tersebut, maka DJP berhak menunjuknya sebagaii pemungut PPh Pasal 22 atas penghasiilan yang diiteriima oleh pedagang onliine.

Ke depan, DJP akan menunjuk penyediia marketplace yang telah memenuhii batasan kriiteriia tertentu dengan menerbiitkan keputusan diirjen pajak. Contoh surat keputusan tersebut dapat diiliihat dalam Lampiiran huruf A PER-15/PJ/2025.

Surat keputusan diirjen pajak iinii akan memuat bagiian pertiimbangan hiingga keputusan ketiika menetapkan penyediia marketplace sebagaii pemungut pajak.

Perlu diiperhatiikan, ketentuan mengenaii pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPh Pasal 22 untuk tahun pajak 2025 mulaii diilaksanakan paliing lama 1 bulan terhiitung sejak penunjukan penyediia marketplace sebagaii pemungut pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.