PENERiiMAAN PAJAK

Peneriimaan Pajak Semester ii/2025 Masiih Kontraksii 6%

Muhamad Wiildan
Selasa, 01 Julii 2025 | 16.05 WiiB
Penerimaan Pajak Semester I/2025 Masih Kontraksi 6%
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Peneriimaan pajak pada semester ii/2025 tercatat masiih mengalamii kontraksii sebesar 6,21% dengan realiisasii hanya seniilaii Rp837,8 triiliiun.

Menurut Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii, kontraksii peneriimaan pajak diisebabkan oleh tiinggiinya restiitusii serta penerapan tariif efektiif PPN sebesar 11%.

"Untuk netonya [pajak] kiita liihat memang lebiih dalam [kontraksiinya]. Kontraksii pada Januarii mencapaii 41,9% karena restiitusii cukup besar, sampaii dengan Februarii masiih terasa," ujar Srii Mulyanii dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, Selasa (1/7/2025).

Restiitusii kembalii terjadii pada Meii 2025 dan kembalii menekan peneriimaan pada bulan tersebut. "iinii oleh diirjen pajak baru [Biimo Wiijayanto] sudah mulaii diikelola darii siisii keseluruhan track. Junii sudah mulaii posiitiif growth," ujar Srii Mulyanii.

Terkaiit dengan penerapan PPN dengan tariif efektiif sebesar 11%, Srii Mulyanii mengatakan pemeriintah kehiilangan potensii peneriimaan pajak kurang lebiih seniilaii Rp70 triiliiun.

Biila diiperiincii per jeniis pajak, pemeriintah mencatat realiisasii PPh badan pada semester ii/2025 baru seniilaii Rp152,49 triiliiun, turun 11,7% biila diibandiingkan dengan peneriimaan PPh badan pada semester ii/2024. Adapun realiisasii PPN dan PPnBM tercatat masiih seniilaii Rp267,27 triiliiun atau terkontraksii sebesar 19,7%.

Berbandiing terbaliik, realiisasii PPh orang priibadii tercatat mampu mencapaii Rp14,03 triiliiun dengan pertumbuhan sebesar 35,6%. Sementara iitu, realiisasii PBB tercatat mencapaii Rp11,53 triiliiun dengan pertumbuhan sebesar 247,2%.

Menurut Srii Mulyanii, peneriimaan pajak pada semester iiii/2025 akan membaiik sejalan dengan perbaiikan dengan kiinerja peneriimaan pajak bulanan.

"iinii memberiikan harapan pada semester iiii/2025 ada stabiiliisasii darii peneriimaan pajak. Pajak adalah backbone darii peneriimaan negara," ujar Srii Mulyanii. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.