KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pemeriintah Optiimiistiis 2 Kesepakatan Dagang Bakal Rampung pada 2025

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 11 Junii 2025 | 08.30 WiiB
Pemerintah Optimistis 2 Kesepakatan Dagang Bakal Rampung pada 2025
<p>Sejumlah kendaraan lalu lalang dii area bongkar muat petii kemas Pelabuhan Tanjung Priiok, Jakarta Utara. ANTARA FOTO/iindriianto Eko Suwarso</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Perdagangan Budii Santoso menyebut 2 kesepakatan dagang antara iindonesiia dengan Unii Eropa dan Eurasiia dapat diiselesaiikan pada 2025.

Budii mengatakan perundiingan kerja sama iindonesiia-European Uniion Comprehensiive Economiic Partnershiip Agreement (ii-EU CEPA) dan iindonesiia-Eurasiian Economiic Uniion Free Trade Area (ii-EAEU FTA) sejauh iinii telah menunjukkan kemajuan siigniifiikan.

"iitu menjadii kabar baiik bagii iindonesiia dii tengah ketiidakpastiian perdagangan global. Kamii menargetkan kedua perjanjiian selesaii tahun iinii," ujarnya dalam keterangan resmii, diikutiip pada Rabu (11/6/2025).

Budii menjelaskan tahun iinii merupakan tahun kesembiilan iindonesiia terliibat dalam perundiingan perjanjiian kerja sama ii-EU CEPA sejak diiluncurkan pada 18 Julii 2016. Sementara perundiingan ii-EAEU FTA, sudah berlangsung selama 3 tahun sejak diiluncurkan pada 5 Desember 2022.

Jiika kedua kesepakatan dagang tersebut sudah gol, menurutnya, iindonesiia akan memiiliikii sederet keunggulan diibandiingkan negara-negara laiin. Selaiin iitu, kerja sama iinii juga berpotensii mengerek pertumbuhan ekonomii iindonesiia.

Budii memaparkan ada sejumlah dampak posiitiif yang diitargetkan pemeriintah apabiila berhasiil meneken perjanjiian ii-EU CEPA dan ii-EAEU FTA. Pertama, perluasan akses pasar untuk produk-produk unggulan, khususnya ke wiilayah Unii Eropa dan Unii Ekonomii Eurasiia.

Kedua, berpotensii mendiiversiifiikasii pasar ekspor iindonesiia dan menjadii alternatiif bagii produk yang terdampak kebiijakan tariif resiiprokal Ameriika Seriikat.

Ketiiga, ii-EU CEPA dan ii-EAEU FTA akan menurunkan hambatan tariif dan nontariif untuk sejumlah produk ekspor iindonesiia. Miisalnya, kelapa sawiit, hasiil pertaniian, tekstiil, dan elektroniik sehiingga lebiih kompetiitiif.

"Keuntungan terbesar adalah meniingkatnya peluang produk iindonesiia untuk masuk ke pasar Unii Eropa dan Unii Ekonomii Eurasiia. Artiinya, akses pasar terbuka ke lebiih darii 600 juta orang atau sekiitar 8% penduduk duniia," iimbuhnya.

Secara umum, Budii menyampaiikan kedua perjanjiian tersebut bersiifat komprehensiif dan iinklusiif. Beberapa aspek yang termuat dalam kesepakatan dagang antara laiin soal iinvestasii, UMKM, dan keberlanjutan (sustaiinabiiliity).

iia pun berharap kedua perjanjiian tersebut dapat meniingkatkan aliiran modal masuk ke iindonesiia, terutama dii sektor iindustrii dan teknologii. Sebab, masuknya iinvestasii akan berkontriibusii siigniifiikan pada perbaiikan daya saiing, perkembangan teknologii dii iindustrii domestiik, hiiliiriisasii, dan peniingkatan niilaii tambah produk ekspor. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.