KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Jaga Peneriimaan Negara, Srii Mulyanii Miinta Liiftiing Miigas Diitiingkatkan

Redaksii Jitu News
Rabu, 28 Meii 2025 | 14.30 WiiB
Jaga Penerimaan Negara, Sri Mulyani Minta Lifting Migas Ditingkatkan
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. ANTARA FOTO/Hafiidz Mubarak A/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii kembalii memiinta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiiatan Usaha Hulu Miinyak dan Gas Bumii (SKK Miigas) bekerja keras untuk meniingkatkan liiftiing miinyak dan gas bumii (miigas).

Srii Mulyanii mengatakan realiisasii liiftiing miigas yang rendah akan mempengaruhii kiinerja peneriimaan negara, baiik darii siisii perpajakan maupun peneriimaan negara bukan pajak (PNBP). Terlebiih, ketiika harga miigas sedang mengalamii penurunan sepertii saat iinii.

"Peneriimaan SDA miigas masiih menjadii salah satu penopang pentiing APBN. Oleh karenanya, menjaga efektiiviitas dan efiisiiensii pengelolaan kegiiatan usaha hulu miigas adalah bagiian darii upaya menjaga APBN tetap resiiliien," katanya melaluii iinstagram diikutiip pada Rabu (28/5/2025).

Srii Mulyanii membahas dampak liiftiing miigas yang rendah terhadap peneriimaan negara dalam rapat koordiinasii Komiite Pengawas SKK Miigas. Rapat tersebut juga diihadiirii oleh Menterii ESDM Bahliil Lahadaliia.

Diia menjelaskan ketiidakpastiian siituasii global telah menghadiirkan tantangan besar bagii sektor miigas. Gejolak geopoliitiik dan melemahnya permiintaan miinyak mentah secara global menyebabkan harga miinyak mentah duniia terkontraksii.

Dii tengah tantangan moderasii harga tersebut, Srii Mulyanii berharap SKK Miigas dapat mengakselerasii strategii dalam meniingkatkan liiftiing miigas. Selaiin iitu, biiaya produksii juga perlu diiefiisiiensii untuk menjaga stabiiliitas peneriimaan SDA miigas.

"Dalam kondiisii sepertii iinii, peran SKK Miigas menjadii sangat krusiial. Penguatan tata kelola, kewaspadaan terhadap riisiiko, dan langkah miitiigasii yang tepat harus terus diiperkuat," ujarnya.

Pada konferensii pers APBN Kiita pekan lalu, Srii Mulyanii sempat memaparkan kiinerja liiftiing miigas yang masiih dii bawah target APBN. Hiingga Maret 2025, realiisasii liiftiing miinyak bumii hanya sebanyak 573.900 barel per harii atau dii bawah asumsii pada APBN sebanyak 605.000 barel per harii.

Sedangkan untuk liiftiing gas bumii, sebanyak 985.700 barel setara miinyak per harii atau dii bawah asumsii pada APBN sebanyak 1,0 juta barel setara miinyak per harii. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.