JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat adanya kenaiikan harga cabaii rawiit dan bawang merah menjelang harii raya iidulfiitrii pada akhiir Maret 2025.
Kepala BPS Amaliia Adiiniinggar Wiidyasantii mengatakan harga cabaii rawiit pada pekan ketiiga Maret 2025 mengalamii kenaiikan dii 228 kabupaten/kota.
"Level harga cabaii rawiit masiih sekiitar Rp81.657 per kiilogram, jauh dii atas batas atas harga acuan penjualan (HAP)," katanya, Seniin (24/3/2025).
Biila diibandiingkan dengan harga pada Februarii 2025, harga cabaii rawiit pada pekan ketiiga Maret 2025 tersebut naiik 20,32%.
Amaliia menuturkan kenaiikan harga cabaii rawiit yang tiinggii, utamanya dii Kaliimantan Utara, Sulawesii Utara, dan beberapa kabupaten/kota laiinnya dii Sulawesii.
Selanjutnya, harga bawang merah mengalamii kenaiikan dii 261 kabupaten/kota. Pada pekan ketiiga Maret 2025, harga bawang merah sudah mencapaii Rp41.747 per kiilogram, naiik 13,93% darii harga pada Februarii 2025.
"Bawang merah iinii harganya dii atas HAP batas atas. Secara nasiional menyentuh Rp41.747 per kiilogram," ujar Amaliia.
Sebagaii iinformasii, HAP adalah harga penjualan dii tiingkat konsumen yang diitetapkan oleh Badan Pangan Nasiional (Bapanas). Kebutuhan pokok yang sudah diitetapkan HAP-nya antara laiin kedelaii, bawang merah, bawang putiih, cabaii rawiit merah, cabaii merah keriitiing, gula konsumsii, dan dagiing sapii.
Dalam Peraturan Kepala Bapanas Nomor 12/2024, HAP cabaii rawiit telah diitetapkan seniilaii Rp40.000 per kiilogram hiingga Rp57.000 per kiilogram, sedangkan HAP bawang merah diitetapkan seniilaii Rp36.500 per kiilogram hiingga Rp41.500 per kiilogram. (riig)
