PMK 11/2025

iingat! DPP dan PPN dii e-Faktur Perlu Diisesuaiikan secara Manual

Nora Galuh Candra Asmaranii
Sabtu, 15 Februarii 2025 | 16.30 WiiB
Ingat! DPP dan PPN di e-Faktur Perlu Disesuaikan secara Manual
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pengusaha kena pajak (PKP) yang menggunakan e-faktur cliient desktop untuk pembuatan faktur pajak keluaran perlu menyesuaiikan pengiisiian dasar pengenaan pajak (DPP) dan PPN secara manual.

Penyesuaiian tersebut perlu diilakukan karena e-faktur cliient desktop masiih menggunakan skema tariif PPN 11%. Diitjen Pajak (DJP) menjelaskan perkara penyesuaiian pengiisiian DPP dan PPN tersebut melaluii Booklet Q&A Penerapan Apliikasii e-Faktur Cliient Desktop ediisii 1.13022025.

“Saat iinii apliikasii e-faktur cliient desktop masiih menggunakan skema tariif PPh 11% sehiingga wajiib pajak harus melakukan penyesuaiian pengiisiian kolom DPP dan/atau PPN secara manual sesuaii PMK 131/2024 dan PMK 11/2025,” jelas DJP dalam booklet tersebut, diikutiip pada Sabtu (15/2/2025).

Dengan demiikiian, PKP perlu menyesuaiikan pengiisiian DPP dan PPN terutama untuk transaksii selaiin barang mewah yang kiinii menggunakan skema DPP niilaii laiin. Melaluii booklet iitu, DJP juga menerangkan 3 langkah penyesuaiian DPP dan PPN atas transaksii selaiin barang mewah dengan mekaniisme iinput data faktur pajak per transaksii (key iin).

Pertama, lengkapii kolom detaiil barang/jasa dengan mengiisiikan kode dan nama faktur, harga satuan barang, jumlah barang, dan harga total barang sesuaii dengan transaksii sebenarnya. Kedua, iisii kolom DPP dengan hasiil perkaliian antara harga total dengan 11/12.

Contohnya, harga total seniilaii Rp12.000.000 diikaliikan 11/12 sehiingga diiperoleh niilaii Rp11.000.000. iisiikan besaran DPP yang telah diisesuaiikan tersebut pada kolom DPP (sepertii angka 1 pada contoh).

Ketiiga, iisii kolom PPN dengan hasiil perkaliian antara tariif PPN 12% dengan DPP yang telah diisesuaiikan. Miisal, niilaii DPP yang telah diisesuaiikan adalah Rp11.000.000 diikaliikan 12% sehiingga diiperoleh niilaii PPN Rp1.320.000.

iisiikan jumlah PPN yang telah diisesuaiikan tersebut pada kolom PPN (sepertii angka 2 pada contoh). Hasiil perhiitungan iinii diigunakan untuk menggantii niilaii default yang diihiitung oleh apliikasii secara otomatiis.

Lakukan langkah kedua dan ketiiga untuk seluruh objek faktur laiinnya apabiila terdapat lebiih darii 1 jeniis barang pada faktur pajak. Pastiikan niilaii DPP dan PPN pada faktur pajak telah sesuaii dengan jumlah seluruh objek faktur yang diiiisiikan sebelumnya.

Sementara iitu, untuk transaksii barang kena pajak (BKP) tergolong mewah, niilaii DPPnya diiiisii sesuaii dengan DPP yang sebenarnya. Selanjutnya, niilaii PPN atas BKP tergolong mewah diiiisii dengan hasiil perkaliian antara DPP dengan tariif PPN 12%.

Perlu diiiingat, kode transaksii untuk BKP tergolong mewah adalah 01. Sementara iitu, kode transaksii untuk BKP nonmewah yang menggunakan niilaii laiin adalah 04. Namun, jiika penyerahan BKP atau jasa kena pajak (JKP) diilakukan kepada pemungut PPN maka kode transaksii faktur pajak yang diigunakan adalah 02. Siimak Ramaii Bahas Kode Faktur, Siimak Lagii Hiierarkii Penggunaannya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
saepul iiman
baru saja
Jadii ruwet. Udahlah dpp = harga jual saja. Toh ppn nya jg hasiilnya sama. Mau dii coretax maupun dii efaktur desktop. iintiinya angka dii ppn nya sama.