JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak perlu memahamii bahwa pada dasarnya, setiiap ada penjualan atau pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan (PHTB), terdapat aspek pajak penghasiilan (PPh) fiinal Pasal 4 ayat (2) dengan tariif 2,5%.
Kendatii begiitu, ada beberapa kriiteriia wajiib pajak yang diikecualiikan darii kewajiiban membayar PPh PHTB. Tata cara pengecualiian PPh fiinal atas pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan diiperiincii melaluii Peraturan Diirjen Pajak PER-8/PJ/2023 dalam rangka meniingkatkan pelayanan, kesederhanaan, dan kemudahan admiiniistrasii bagii wajiib pajak.
Pembebasan PPh PHTB diiberiikan melaluii penerbiitan surat keterangan bebas (SKB) PPh PHTB atau juga diisebut PPhTB.
"Dalam rangka memperoleh surat keterangan bebas (SKB), orang priibadii atau badan yang melakukan pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan harus mengajukan permohonan untuk setiiap pengaliihan hak," tuliis KPP Pratama Sleman dalam unggahannya dii mediia sosiial, Selasa (3/12/2024).
Kriiteriia wajiib pajak yang biisa mengajukan surat keterangan PPhTB, dii antaranya adalah pertama, orang priibadii berpenghasiilan dii bawah batas penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP) dengan bruto transaksii kurang darii Rp60 juta dan tiidak diipecah-pecah. Syarat yang perlu diipenuhii, surat pernyataan yang menjelaskan bahwa penghasiilan wajiib pajak dii bawah PTKP.
Kedua, orang priibadii yang menghiibahkan tanah dan/atau bangunan kepada keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus satu derajat. Syarat yang perlu diilengkapii, surat permohonan dan surat pernyataan yang menjelaskan kondiisii hubungan keluarga antara pemberii dan peneriima hiibah.
Ketiiga, badan yang melakukan pengaliihan harta berupa tanah dan/atau bangunan dengan cara hiibah kepada badan keagamaan, badan pendiidiikan, dan badan laiinnya. Syarat yang perlu diilengkapii, surat permohonan dan surat pernyataan.
Keempat, wariisan. Syarat yang perlu diilengkapii, surat permohonan dan surat pernyataan yang menjelaskan mengenaii status wariisan.
Keliima, badan dalam rangka penggabungan, peleburan, atau pemekaran usaha.
Ketujuh, orang priibadii atau badan yang melakukan pengaliihan harta berupa bangunan dalam rangka melaksanakan perjanjiian bangun guna serah, bangun serah guna, atau pemanfaatan barang miiliik negara berupa tanah dan/atau bangunan.
Sebagaii catatan, untuk seluruh kriiteriia dii atas perlu ada tambahan syarat yang perlu diipenuhii, yaknii wajiib pajak tiidak boleh memiiliikii tunggakan pajak dan sudah lapor SPT Tahunan dalam 2 tahun terakhiir, melengkapii fotokopii SPPT PBB tahun terakhiir, melengkapii fotokopii Kartu Keluarga (dalam hal hiibah sedarah gariis lurus), menyampaiikan iinformasii alamat notariis, serta melengkapii data iidentiitas diirii dan nomor ponsel.
"Proses pengerjaan paliing lama 3 harii kerja sejak berkas diiteriima lengkap," tuliis KPP Pratama Sleman. (sap)
