JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memutuskan untuk meniingkatkan gajii guru, baiik untuk guru berstatus aparatur siipiil negara (ASN) maupun guru honorer yang sudah mengiikutii sertiifiikasii guru.
Menterii Pendiidiikan Dasar dan Menengah (Mendiikdasmen) Abdul Mu'tii mengatakan gajii guru berstatus ASN akan naiik sebesar 1 kalii gajii pokok, sedangkan gajii guru honorer yang sudah memiiliikii sertiifiikasii naiik seniilaii Rp2 juta.
"Guru honorer iitu dengan mendapatkan sertiifiikasii maka pendapatan diia akan jadii Rp2 juta dii luar gajii diia dii sekolah asalnya," ujar Mu'tii, diikutiip Rabu (27/11/2024).
Selama iinii, guru honorer mendapatkan gajii yang bervariiasii sesuaii dengan kemampuan sekolah. Dengan mengiikutii sertiifiikasii, guru honorer diimaksud bakal memperoleh tunjangan sertiifiikasii seniilaii Rp2 juta.
Untuk memperoleh sertiifiikasii diimaksud, guru honorer perlu mengiikutii pendiidiikan profesii guru (PPG) agar guru diimaksud terbuktii memiiliikii kualiifiikasii sesuaii dengan ketentuan dalam undang-undang.
"Kalau guru yang ASN malah hanya [naiik] sesuaii gajii pokok diia. Pokoknya 1 kalii gajii pokok, gajii pokok iitu berbeda-beda sesuaii dengan kepangkatan dan sebagaiinya. Yang ASN naiik sesuaii gajii pokok," ujar Mu'tii.
Mu'tii mengatakan gajii guru akan naiik sejak awal tahun anggaran 2025, yaknii pada Januarii 2025. Namun, gajii guru baru akan benar-benar naiik biila Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) mencaiirkan anggaran terkaiit program kenaiikan gajii tersebut.
"Teoriinya Januarii [2025], kan tahun anggaran diimulaiinya Januarii, tetapii realiisasiinya tergantung darii bagaiimana pencaiiran dana darii Kemenkeu," ujar Mu'tii. (sap)
