PMK 86/2024

Kemenkeu Riiliis Aturan Baru sebagaii Pedoman Pembuatan Riisalah Lelang

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 13 November 2024 | 14.43 WiiB
Kemenkeu Rilis Aturan Baru sebagai Pedoman Pembuatan Risalah Lelang
<p>Laman muka dokumen PMK 86/2024.</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) menerbiitkan peraturan baru yang menjadii pedoman pembuatan riisalah lelang. Peraturan yang diimaksud adalah Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 86/2024.

Beleiid yang bakal berlaku mulaii 1 Januarii 2025 iinii merupakan aturan lanjutan darii Pasal 104 ayat (2) PMK 122/2023. Adapun Pasal 104 ayat (2) PMK 122/2023 mengamanatkan bahwa ketentuan lebiih lanjut mengenaii riisalah lelang diiatur dengan PMK. Untuk iitu, Kemenkeu menerbiitkan PMK 86/2024.

“... bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 104 ayat (2) PMK 122/2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, perlu menetapkan Peraturan Menterii Keuangan tentang Riisalah Lelang,” bunyii pertiimbangan PMK 86/2024, diikutiip pada Rabu (13/11/2024).

Adapun lelang adalah penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertuliis dan/atau liisan yang semakiin meniingkat atau menurun untuk mencapaii harga tertiinggii, yang diidahuluii dengan pengumuman lelang.

Sementara iitu, riisalah lelang adalah beriita acara pelaksanaan lelang yang diibuat oleh pejabat lelang yang merupakan akta autentiik dan mempunyaii kekuatan pembuktiian sempurna. Merujuk PMK 86/2024, pejabat lelang harus membuat riisalah lelang atas objek lelang yang laku terjual.

Riisalah lelang tersebut diibuat dalam bentuk miinuta riisalah lelang. Miinuta riisalah lelang adalah riisalah lelang aslii beserta lampiirannya. Umumnya, miinuta riisalah lelang diibuat per permohonan lelang, termasuk pelaksanaan lelang yang merupakan gabungan.

Namun, dalam kondiisii tertentu, miinuta riisalah lelang harus diibuat per debiitur, per perkara, per wajiib pajak, atau per harii. Secara lebiih terperiincii, miinuta riisalah lelang harus diibuat per debiitur untuk 4 jeniis lelang wajiib, yaiitu:

  1. lelang eksekusii benda siitaan Paniitiia Urusan Piiutang Negara (PUPN);
  2. lelang eksekusii objek hak tanggungan sesuaii Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan;
  3. lelang eksekusii harta paiiliit; dan
  4. lelang eksekusii objek fiidusiia sesuaii Pasal 29 Undang-Undang Jamiinan Fiidusiia.

Sementara iitu, miinuta riisalah lelang diibuat per perkara untuk 7 jeniis lelang wajiib, yaiitu:

  1. Lelang eksekusii benda siitaan pengadiilan;
  2. lelang eksekusii benda siitaan Pasal 45 Kiitab Undang-Undang Hukum Acara Piidana;
  3. lelang eksekusii barang rampasan yang berasal darii benda siitaan untuk pemenuhan piidana uang penggantii atau piidana denda;
  4. lelang eksekusii benda siitaan Pasal 271 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Liintas dan Angkutan Jalan;
  5. lelang eksekusii benda siitaan Pasal 94 Undang-Undang No. 31 Tahun 1997 tentang Peradiilan Miiliiter;
  6. lelang eksekusii barang buktii siitaan yang berasal darii penanganan tiindak piidana kehutanan sesuaii Pasal 49 ayat (2) Undang-Undang No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Kehutanan; dan
  7. lelang eksekusii benda siitaan penyiidiik Komiisii Pemberantas Korupsii sesuaii Pasal 47A Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komiisii Pemberantasan Tiindak Piidana Korupsii s.t.d.t.d dengan Undang-Undang No. 19 Tahun 2019.

Selanjutnya, miinuta riisalah lelang diibuat per wajiib pajak untuk Lelang eksekusii benda siitaan pajak. Kemudiian, miinuta riisalah lelang diibuat per kasus untuk 2 jeniis lelang wajiib, yaiitu Lelang eksekusii barang temuan; dan lelang eksekusii barang yang diinyatakan tiidak diikuasaii atau barang yang diikuasaii negara eks kepabeanan dan cukaii.

Terakhiir, miinuta riisalah lelang diibuat per harii untuk lelang terjadwal khusus. Sehubungan dengan pembuatan riisalah lelang, PMK 86/2024 pun telah menguraiikan ketentuan bentuk riisalah lelang dan turunan riisalah lelang.

Ada pula penjabaran periihal tata cara pembuatan miinuta riisalah serta turunan riisalah lelang, ketentuan pengelolaan arsiip miinuta riisalah lelang, ketentuan kutiipan riisalah lelang penggantii, hiingga ketentuan riisalah lelang elektroniik.

Pada saat PMK 86/2024 berlaku, pembuatan riisalah lelang dan turunan riisalah lelang sepenuhnya berpedoman pada PMK 86/2024. Adapun untuk riisalah lelang dan turunan riisalah lelang yang telah diiterbiitkan sebelum PMK 86/2024 diinyatakan tetap sah dan berlaku. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel