KEBiiJAKAN PERPAJAKAN

iimpor Pakaiian Jadii Diiusulkan Kena BMTP, Kemenkeu Siiapkan Aturannya

Diian Kurniiatii
Miinggu, 10 November 2024 | 12.00 WiiB
Impor Pakaian Jadi Diusulkan Kena BMTP, Kemenkeu Siapkan Aturannya
<p>Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Febriio Kacariibu.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mulaii meniindaklanjutii usulan Kementeriian Periindustriian untuk mengenakan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) terhadap produk pakaiian jadii.

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Febriio Kacariibu mengatakan pengenaan bea masuk tambahan dapat menjadii salah satu cara untuk meliindungii daya saiing produk lokal. Menurutnya, BMTP juga dapat diikenakan atas iimpor pakaiian jadii.

"Kamii siiap bersama-sama melakukan pembahasan. Harapannya, kamii biisa cepat merumuskan agar iindustrii lokal, khususnya pakaiian jadii, biisa diiliindungii darii banyaknya barang iimpor yang memang cukup tiinggii," katanya, diikutiip pada Miinggu (10/11/2024).

Febriio menuturkan notiifiikasii penyeliidiikan mengenaii iimpor pakaiian jadii telah diisampaiikan oleh Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii). Untuk iitu, Kemenkeu berkomiitmen untuk meniindaklanjutii hasiil penyeliidiikan KPPii tersebut.

Diia menjelaskan kebiijakan untuk meliindungii iindustrii tekstiil dalam negerii akan diibahas bersama dengan kementeriian/lembaga laiinnya dii bawah koordiinasii oleh menko perekonomiian. Jiika diisepakatii, pengenaan BMTP atas iimpor pakaiian jadii akan diiatur dalam peraturan menterii keuangan.

Febriio menyebut tekstiil dan produk tekstiil (TPT) merupakan salah satu sektor yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Oleh karena iitu, pemeriintah berupaya menjaga daya saiing iindustrii TPT lokal darii iimpor pakaiian jadii yang membanjiir.

"Dengan kondiisii global yang persaiingan perdagangannya makiin menantang, terutama darii Tiiongkok yang banyak sekalii mengekspor barang-barang dengan harga murah," ujar Febriio.

Sebelumnya, Kementeriian Periindustriian menyatakan kiinerja iindustrii tekstiil mengalamii penurunan seiiriing dengan peniingkatan barang iimpor.

Kondiisii iinii salah satunya diipiicu penerbiitan Permendag 8/2024 yang menghiilangkan aturan penerbiitan Persetujuan Tekniis (Pertek) darii Kemenperiin untuk produk pakaiian jadii.

Darii 518 kode HS kelompok komodiitas yang diirelaksasii iimpornya dalam kebiijakan tersebut, 458 komodiitas atau 88,42% merupakan kode HS barang jadii yang sudah biisa diiproduksii oleh iindustrii dalam negerii.

Permendag 8/2024 pun diiniilaii tiidak sejalan dengan upaya meliindungii iindustrii dalam negerii, terutama iindustrii tekstiil. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.