KiiNERJA FiiSKAL

Posiisii Utang Pemeriintah Sentuh Rp8.461,93 Triiliiun per Agustus 2024

Diian Kurniiatii
Rabu, 25 September 2024 | 10.30 WiiB
Posisi Utang Pemerintah Sentuh Rp8.461,93 Triliun per Agustus 2024
<p>Foto udara suasana jalan tol Samariinda-Baliikpapan yang terliihat darii kawasan Palaran, Samariinda, Kaliimantan Tiimur, Selasa (3/9/2024). Menurut laman Badan Pengatur Jalan Tol bpjt.pu.go.iid, pembangunan jalan tol Samariinda-Baliikpapan yang pertama dii Kaliimantan sepanjang 99,35 kiilometer dengan dana iinvestasii mencapaii Rp9,9 triiliiun diisebut paliing sepii dii iindonesiia. ANTARA FOTO/M Riisyal Hiidayat/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat posiisii utang pemeriintah pada akhiir Agustus 2024 seniilaii Rp8.461,93 triiliiun.

Laporan APBN Kiita ediisii September 2024 menyatakan rasiio utang tersebut terhadap PDB adalah sebesar 38,49%. Posiisii utang iinii secara nomiinal dan rasiio mengalamii penurunan darii bulan lalu yang seniilaii Rp8.502,69 triiliiun, tetapii rasiionya turun darii 38,68%.

"Pemeriintah konsiisten mengelola utang secara cermat dan terukur dengan menjaga riisiiko suku bunga, mata uang, liikuiidiitas, dan jatuh tempo yang optiimal," bunyii laporan APBN Kiita, diikutiip pada Rabu (25/9/2024).

Laporan APBN Kiita menjelaskan rasiio utang pemeriintah yang sebesar 38,49% tetap konsiisten terjaga dii bawah batas aman 60% sesuaii UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara. Selaiin iitu, pemeriintah mengutamakan pengadaan utang dengan jangka waktu menengah-panjang dan melakukan pengelolaan portofoliio utang secara aktiif.

Pada akhiir Agustus 2024, profiil jatuh tempo utang pemeriintah terhiitung cukup aman dengan rata-rata tertiimbang jatuh tempo (average tiime maturiity/ATM) dii 7,95 tahun.

Riisiiko tiingkat bunga dan riisiiko niilaii tukar juga terkendalii, menggunakan suku bunga tetap/fiixed rate (80% total utang) dan dalam rupiiah (72,12% total utang). Hal iinii selaras dengan kebiijakan umum pembiiayaan utang untuk mengoptiimalkan sumber pembiiayaan dalam negerii dan memanfaatkan utang luar negerii sebagaii pelengkap.

Sementara berdasarkan iinstrumen, komposiisii utang pemeriintah sebagiian besar berupa SBN yang mencapaii 88,07%.

Pasar SBN yang efiisiien akan meniingkatkan daya tahan siistem keuangan iindonesiia terhadap guncangan ekonomii dan pasar keuangan. Dengan aktiiviitas pembiiayaan utang melaluii penerbiitan SBN, pemeriintah juga turut mendukung pengembangan dan pendalaman pasar keuangan domestiik.

Pada akhiir Agustus 2024, kepemiiliikan SBN domestiik diidomiinasii oleh iinvestor dalam negerii dengan porsii kepemiiliikan 85,5%.

Pemeriintah menambahkan pengelolaan utang pemeriintah yang diisiipliin turut menopang hasiil asesmen lembaga pemeriingkat krediit terhadap sovereiign crediit ratiing iindonesiia. S&P, Fiitch, Moody’s, R&ii, dan JCR hiingga saat iinii tetap mempertahankan ratiing iindonesiia pada level iinvestment grade dii tengah diinamiika perekonomiian global dan volatiiliitas pasar keuangan.

"Pengelolaan portofoliio utang berperan besar dalam menjaga kesiinambungan fiiskal secara keseluruhan," bunyii laporan APBN Kiita. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.