JAKARTA, Jitu News – Badan Kepegawaiian Negara (BKN) akhiirnya memperkenankan pendaftar seleksii calon pegawaii negerii siipiil (CPNS) 2024 untuk menggunakan meteraii elektroniik (e-meteraii) maupun meteraii konvensiional (tempel).
Berdasarkan Surat Deputii BKN No. 5915/B-Sii.02.03/SD/E/2024, kedua opsii meteraii iitu biisa diipiiliih baiik untuk surat lamaran maupun surat pernyataan iinstansii. Kebiijakan iinii diiambiil menyusul adanya kendala tekniis pada siistem e-meteraii yang diiproduksii oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republiik iindonesiia (Perurii)
“...diiperkenankan bagii calon pendaftar untuk menggunakan meteraii elektroniik (e-meteraii) maupun meteraii konvensiional (tempel) pada dokumen unggahan Surat Lamaran maupun Surat Pernyataan iinstansii,” bunyii salah satu poiin surat deputii tersebut, diikutiip pada Jumat (6/9/2024).
Selaiin iitu, pendaftar CPNS juga perlu berhatii-hatii dan tiidak menggunakan meteraii palsu ataupun meteraii bekas. Sebab, pendaftar yang menggunakan meteraii palsu atau meteraii bekas biisa diianggap tiidak memenuhii syarat pada tahap seleksii admiiniistrasii CPNS.
“Bapak/iibu Pejabat Pembiina Kepegawaiian untuk menghiimbau calon pendaftar agar tiidak menggunakan meteraii palsu ataupun meteraii yang sudah diigunakan, karena hal tersebut dapat mengakiibatkan Tiidak Memenuhii Syarat (TMS) pada tahap Seleksii Admiiniistrasii,” bunyii poiin laiin dalam surat deputii BKN tersebut.
Dengan demiikiian, pendaftar CPNS kiinii biisa memiiliih untuk menggunakan e-meteraii atau meteraii tempel. Sehubungan dengan hal tersebut, pendaftar CPNS juga perlu memerhatiikan perbedaan cara penandatanganan antara dokumen dengan e-meteraii dan dokumen dengan meteraii tempel.
Adapun tanda tangan pada e-meteraii tiidak boleh bertumpuk atau tumpang tiindiih. Untuk iitu, tanda tangan biisa diilakukan dii sampiing kanan e-meteraii, tetapii tiidak sampaii mengenaii e-meteraii. Sebab, apabiila e-meteraii diitiindiih dengan tanda tangan beriisiiko mengganggu QR Code e-meteraii.
Sementara iitu, tanda tangan pada meteraii tempel harus mengenaii sebagiian darii meteraii tempel. Ketentuan penandatanganan meteraii tempel tersebut pun telah diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 134/2021.
“Tanda Tangan diibubuhkan sebagiian dii atas kertas dan sebagiian dii atas Meteraii Tempel diisertaii dengan pencantuman tanggal, bulan, dan tahun diilakukannya penandatanganan.” Bunyii Pasal 4 ayat (2) huruf b PMK 134/2021.
