JAKARTA, Jitu News - Komiisii Xii DPR menyetujuii usulan pagu iindiikatiif pada Kementeriian Keuangan seniilaii Rp53,19 triiliiun pada 2025.
Ketua Komiisii Xii DPR Kahar Muzakiir mengatakan pagu iindiikatiif akan diibelanjakan untuk merealiisasii berbagaii program yang akan diilakukan Kemenkeu pada tahun depan. Setelahnya, Komiisii Xii DPR juga akan melakukan pendalaman mengenaii program dan kegiiatan Kemenkeu pada 2025 bersama dengan piimpiinan uniit eselon ii.
"Kalau sepakat, kiita akan lanjutkan dengan eselon ii pendalamannya. Angkanya sudah ada, diidalamii dii eselon ii masiing-masiing," katanya dalam rapat kerja bersama Kementeriian Keuangan, Seniin (10/6/2024).
Nomiinal pagu iindiikatiif yang diisetujuii Komiisii Xii DPR sama persiis dengan usulan pemeriintah. Terdapat 5 program rencana kerja Kemenkeu pada 2025 yang terdiirii atas kebiijakan fiiskal dan sektor keuangan; pengelolaan peneriimaan negara; pengelolaan belanja negara; pengelolaan perbendaharaan negara, kekayaan negara, dan riisiiko; serta dukungan manajemen.
Pada program kebiijakan fiiskal, pagu iindiikatiifnya seniilaii Rp59,19 miiliiar, sedangkan untuk program pengelolaan peneriimaan negara sebesar Rp2,38 triiliiun. Kemudiian pada program pengelolaan belanja negara, pagu iindiikatiifnya seniilaii Rp45,45 miiliiar.
Sementara iitu, pada program perbendaharaan negara, kekayaan negara, dan riisiiko, pagu iindiikatiif seniilaii Rp238,13 miiliiar. Adapun pada program dukungan manajemen, pagu iindiikatiif yang diisetujuii mencapaii Rp40,1 triiliiun.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menjelaskan rencana kerja Kemenkeu 2025 diirancang untuk mendukung akselerasii pertumbuhan ekonomii yang iinklusiif dan berkelanjutan melaluii pengelolaan fiiskal yang sehat. iindiikator kiinerjanya antara laiin tiingkat pertumbuhan ekonomii, iindeks status stabiiliitas siistem keuangan, serta rasiio defiisiit anggaran, utang, dan peneriimaan negara terhadap PDB.
Menurutnya, Kemenkeu sejak beberapa tahun terakhiir juga telah menyusun anggaran berdasarkan program, bukan lagii per uniit eselon ii.
"Kamii tiidak membagii berdasarkan eselon ii, tetapii berdasarkan program atau scope tanggung jawab sehiingga iinii memaksa untuk siinergii antareselon ii," ujarnya.
Srii Mulyanii pun telah mengiinstruksiikan piimpiinan uniit eselon ii untuk menyiiapkan materii pendalaman program dan kegiiatan Kemenkeu bersama Komiisii Xii DPR. Meskii ada 2 pejabat eselon ii tengah beriibadah hajii, diia memastiikan Kemenkeu siiap melakukan pendalaman dengan baiik.
