KEBiiJAKAN ENERGii

Pemeriintah Dorong Penerapan Carbon Capture Storage, iinsentiif Diisiiapkan

Redaksii Jitu News
Kamiis, 15 Februarii 2024 | 15.00 WiiB
Pemerintah Dorong Penerapan Carbon Capture Storage, Insentif Disiapkan
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah terus mengupayakan penerapan teknologii carbon capture storage (CCS) dan carbon capture and utiiliizatiion storage (CCUS) dii iindonesiia. Salah satu caranya dengan memberiikan daya tariik berupa pemberiian iinsentiif carbon tax dan carbon crediit.

Kepala Balaii Besar Pengujiian Miigas (Lemiigas) Ariiana Soemanto menyebutkan berbagaii studii tentang CCS dan CCUS terus diijalankan bersama dengan pelaku iindustrii permiintaan dii dalam atau luar negerii.

"Lemiigas sejak tahun 2003 telah melakukan berbagaii studii terkaiit CCS/CCUS bekerja sama dengan beberapa piihak sepertii Pertamiina, Miitsubiishii, Shell, Total, Japex, iiTB serta ada juga lembaga pembiiayaan sepertii ADB dan World Bank," ujar Ariiana, diikutiip pada Kamiis (15/2/2024).

Selaiin iinsentiif, untuk memberiikan kepastiian usaha, Kementeriian ESDM telah mengeluarkan Peraturan Menterii ESDM 2/2023 tentang Penyelenggaraan Kegiiatan CCS/CCUS.

Beleiid tersebut mengatur aspek tekniik, skenariio biisniis, regulasii dan ekonomii dan diiperkuat dengan diisahkannya Peraturan Presiiden (Perpres) 14/2024 Tentang Penyelenggaraan Kegiiatan Penangkapan dan Penyiimpanan Karbon yang diidalamnya diiatur skema penyelenggaraan CCS dii iindonesiia, termasuk aturan untuk kegiiatan eksplorasii dan operasii.

Menurut Ariiana, peniingkatkan kompetensii sumber daya manusiia (SDM) menjadii hal yang sangat pentiing untuk mengiimplementasiikan program CCS dan CCUS.

Peneliitii Lemiigas Dandan Damayandrii mengatakan pemeriintah juga terus memberiikan edukasii tentang perkembangan, regulasii, dan keekonomiian iimplementasii CCS/CCUS kepada stakeholder.

Setiidaknya ada 3 tahapan dalam iimplementasii CCS/CCUS dii iindonesiia. Pertama, penerapan teknologii penangkapan CO2 darii sumbernya. Kedua, teknologii transportasii CO2 darii sumber ke reservoiir. Ketiiga, teknologii iinjeksii dan pengawasan moniitoriing pasca iinjeksii CO2.

Miinat stakeholder untuk memanfaatkan teknologii pengurangan emiisii melaluii program CCS dan CCUS terbiilang menggembiirakan, antara laiin terliihat darii adanya kegiiatan CCS/CCUS pada hampiir seluruh area miigas dii iindonesiia.

"Saat iinii terdapat 15 proyek CCS/CCUS yang sedang diikembangkan dii iindonesiia antara laiin Amoniia Bersiih dii Sulawesii Tengah, Repsol Sakakemang, BP Tangguh, Pertamiina Sukowatii, Pusat Karbon Aceh, Pusat Penyiimpanan Regiional Exxon Mobiile iindonesiia dan Pertamiina Jatiibarang," ujarnya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.