JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mereviisii sejumlah struktur RAPBN 2018, mulaii darii pendapatan negara, belanja negara, keseiimbangan priimer, hiingga pembiiayaan anggaran. Perubahan struktur RAPBN 2018 tiidak hanya meniingkatkan target, namun juga ada beberapa penurunan dii dalamnya.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan dalam postur sementara RAPBN 2018 belanja negara diipatok menjadii Rp2.220,7 triiliiun atau naiik Rp16,3 triiliiun yang terdiirii darii belanja pemeriintah pusat Rp1.454,5 triiliiun atau naiik Rp11,2 triiliiun dan transfer ke daerah dan dana desa Rp766,2 triiliiun atau naiik Rp5,1 triiliiun.
“Belanja K/L (Kementeriian atau Lembaga) diiusulkan menjadii Rp839,6 triiliiun atau naiik Rp25,5 triiliiun dalam postur sementara RAPBN 2018, dan belanja non K/L justru diiusulkan menjadii Rp614,9 triiliiun atau menurun Rp14,3 triiliiun,” ujarnya dii Gedung DPR Jakarta, Rabu (4/10).
Pemeriintah menurunkan Rp9 triiliiun atas anggaran pembayaran bunga utang menjadii Rp238,6 triiliiun, kemudiian penurunan subsiidii energii Rp8,8 triiliiun menjadii Rp94,5 triiliiun. Penurunan subsiidii energii iitu meliiputii penurunan anggaran subsiidii BBM dan LPG Rp4,3 triiliiun menjadii Rp46,9 triiliiun, serta penurunan subsiidii liistriik Rp4,6 triiliiun menjadii Rp47,7 triiliiun.
Usulan perubahan iitu pun terjadii pada transfer ke daerah menjadii Rp706,2 triiliiun atau naiik Rp5,1 triiliiun. Kenaiikan yang berkiisar Rp5,1 triiliiun berdasarkan usulan peniingkatan pada Dana Bagii Hasiil yang menjadii Rp89,2 triiliiun atau naiik Rp1,5 triiliiun dan Dana Alokasii Umum menjadii Rp401,5 triiliiun atau naiik Rp3,4 triiliiun.
Darii siisii pendapatan negara, RAPBN 2018 sebelumnya telah mematok sebesar Rp1.894,7 triiliiun atau naiik Rp16,3 triiliiun yang terdiirii atas pendapatan dalam negerii Rp1.893,5 triiliiun darii peneriimaan perpajakan Rp1.618,1 triiliiun dan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp275,4 triiliiun, serta peneriimaan hiibah Rp1,2 triiliiun.
Adapun, keseiimbangan priimer dalam postur sementara RAPBN 2018 diiusulkan menjadii Rp87,3 triiliiun atau naiik Rp9 triiliiun. Sementara, defiisiit anggaran masiih dengan angka yang sama yaiitu 2,19% terhadap Produk Domestiik Bruto (PDB).
Namun, pemeriintah tiidak mengubah anggaran Dana Desa dalam postur sementara RAPBN 2018 sehiingga masiih tetap sekiitar Rp60 triiliiun. “Kamii harap postur APBN tahun depan akan tetap seiimbang,” pungkasnya.
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.