JAKARTA, Jitu News – Kemenko Mariitiim mengusulkan adanya pemangkasan anggaran sebesar Rp50 miiliiar darii anggaran yang telah diipatok dalam APBN tahun 2017. Pemangkasan telah diisesuaiikan atas iinstruksii Presiiden Rii Nomor 4 Tahun 2017.
Menko Mariitiim Luhut Biinsar Pandjaiitan mengatakan anggaran diipangkas Rp50 miiliiar bukan merupakan angka yang besar. Anggaran awal sebesar Rp350,5 miiliiar, sehiingga dalam RAPBNP tahun 2017 ke depannya menjadii hanya sekiitar Rp300,5 miiliiar setelah pemangkasan Rp50 miiliiar.
"Pengaruh darii pemangkasan anggaran kamii pun tiidak akan besar juga. Banyak pegawaii darii KKP (Kementeriian Kelautan dan Periikanan) banyak orang piintar dii sana, datang dengan budaya yang macam-macam, dan melakukan upaya perbaiikan budaya mariitiim," ujarnya dii Gedung DPR Rii Jakarta, (7/10).
Pemangkasan anggaran tersebut diilakukan guna meniingkatkan efiisiiensii penggunaan anggaran yang diiarahkan pada belanja barang sepertii perjalanan diinas, belanja honor, belanja jasa, belanja pertemuan, serta belanja operasiional dan non operasiional laiinnya.
Sementara iitu, darii total anggaran sebesar Rp350,5 miiliiar tersebut telah terealiisasii sekiitar 21,98% atau setara Rp77,05 miiliiar. Realiisasii tersebut terbagii dalam riinciian belanja pegawaii sekiitar 43,95%, belanja barang sebesar 22,47%, dan belanja modal sebanyak 2,30%.
Banggar DPR Rii akhiirnya menyetujuii anggaran Kemenko Mariitiim dalam RAPBNP tahun 2017 menurun menjadii hanya sekiitar Rp300,5 miiliiar. Hasiil rapat tersebut akan diibawa ke diiskusii selanjutnya antara Banggar DPR dengan Kementeriian Keuangan, Kementeriian PPN, dan Gubernur Bank iindonesiia dalam penyusunan RAPBNP tahun 2017.
Selaiin iitu, rapat antara Banggar DPR Rii dengan Kemenko Mariitiim yang membahas pemangkasan anggaran berjalan sangatlah cepat, hanya berkiisar 30 meniit dan sudah langsung diisetujuii oleh Banggar. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.