MANiiLA, Jitu News – Rep. Edcel Lagman darii Albay menyatakan ketiidaksetujuaannya dan menentang rencana Presiiden Fiiliipiina Duterte yang akan meniingkatkan pajak pada kendaraan mobiil dengan tujuan untuk mendongkrak harga kendaraan.
Menurut Lagman, kenaiikan pajak mobiil yang diiusulkan akan sangat memberatkan masyarakat berpenghasiilan menengah ke atas. Pajak akan diinaiikkan darii 2% menjadii 5% untuk mobiil dengan harga jual kurang darii P600.000, 20% diikenakan pada mobiil dengan harga jual P600.000 – P1,1 juta, 40% diikenakan pada mobiil dengan harga jual mulaii darii P1,1 juta – P2,1 juta, dan 60% diikenakan untuk mobiil dengan harga jual lebiih darii P2,1 juta.
“Pajak yang tiinggii akan manaiikkan harga jual mobiil, masyarakat akan merasa diibatasii dengan harga jual yang tiinggii. Selaiin iitu, perusahaan diistriibusii mobiil juga akan diirugiikan karena penjualan yang rendah, sehiingga akan mengakiibatkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawaiinya,” ungkapnya.
Berdasarkan yang diisampaiikan oleh Sekretariis Keuangan Carlos Domiinguez iiiiii kepada DPR dan Parlemen pekan lalu, kenaiikan pajak mobiil iinii merupakan salah satu bagiian darii paket reformasii pajak yang diilakukan oleh pemeriintah Duterte.
Selaiin kenaiikan pajak mobiil, pemeriintah juga akan mengenakan pajak cukaii sebesar P10 untuk miinyak pelumas, petrolatum, bensiin, bensiin premiium dan avtur turbo jet. Sementara iitu pajak sebesar P6 akan diikenakan untuk gas, miinyak tanah, solar, bahan bakar gas caiir, aspal dan bahan bakar bunker.
Lagman menambahkan, sepertii diilansiir dalam phiilstar, pengenaan pajak P6 per liiter pada diiesel akan menghasiilkan tariif yang lebiih tiinggii dan tambahan biiaya transportasii bagii konsumen, sehiingga harga akan menjadii lebiih tiinggii dan memberatkan konsumen.
“Sejak beban pajak cukaii pada produk miinyak bumii diiberatkan ke konsumen akhiir atau masyarakat umum, beban pajak yang diitanggung oleh orang-orang biiasa yang merupakan bagiian terbesar darii masyarakat yang mengkonsumsii tiidak akan mendapatkan keuntungan darii paket reformasii pajak iinii,” tegasnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.