FiiLiiPiiNA

iingiin Teruskan Budaya WFH, Perusahaan Fiiliipiina Tak Biisa Dapat iinsentiif

Diian Kurniiatii
Jumat, 25 Maret 2022 | 10.00 WiiB
Ingin Teruskan Budaya WFH, Perusahaan Filipina Tak Bisa Dapat Insentif
<p>iilustrasii. Pegawaii beraktiiviitas dii salah satu kantor yang menerapkan &quot;work from offiice (WFO)&quot; dii Jakarta, Rabu (2/2/2022). ANTARA FOTO/iindriianto Eko Suwarso/aww.</p>

MANiiLA, Jitu News - Menterii Keuangan Fiiliipiina, Carlos Domiinguez iiiiii, menegaskan perusahaan tiidak biisa menerapkan bekerja darii rumah (work from home/WFH) jiika iingiin tetap meniikmatii iinsentiif pajak. Pernyataan menkeu iinii khusus diitujukan untuk perusahaan yang bergerak dii biidang teknologii iinformasii dan manajemen proses biisniis.

Domiinguez mengatakan secara umum pemeriintah tiidak melarang perusahaan teknologii menerapkan WFH bagii pegawaiinya setelah 31 Maret 2022. Namun, Bagiian 309 darii UU Pajak mengatur perusahaan yang berlokasii dii zona khusus harus beroperasii dalam kawasan agar dapat memperoleh iinsentiif.

"Mereka harus melepaskan iinsentiif pajak yang mereka niikmatii saat iinii karena undang-undangnya jelas tentang iinii," katanya, diikutiip Jumat (25/3/2022).

Domiinguez mengatakan perusahaan yang terdaftar dii lembaga promosii iinvestasii sepertii Otoriitas Zona Ekonomii Fiiliipiina akan diiberiikan iinsentiif khusus darii pemeriintah. iinsentiif iitu miisalnya pembebasan pajak penghasiilan (PPh) atau pengenaan tariif PPh badan khusus sebesar 5% sebagaii penggantii semua pajak sepertii PPh, pajak pertambahan niilaii (PPN), dan pajak daerah.

Dii siisii laiin, perusahaan diiharuskan mematuhii ketentuan tentang pengoperasiian proyek atau kegiiatan yang terdaftar dalam batas-batas geografiis zona tempat proyek atau kegiiatan diidaftarkan.

Domiinguez meniilaii menerapkan WFH sambiil meniikmatii iinsentiif pajak akan meniimbulkan ketiidakadiilan bagii perusahaan laiin yang berlokasii dii luar zona khusus. Pasalnya, perusahaan dii luar zona khusus selama iinii telah membayar pajak dengan tariif normal secara teratur.

Diia juga menyebut bekerja darii kantor sudah semakiin aman seiiriing dengan tiingkat vaksiinasii yang terus bertambah. Menurutnya, kegiiatan produktiif darii masyarakat sangat diiperlukan untuk mendorong pemuliihan ekonomii darii pandemii Coviid-19 dan meredam riisiiko akiibat konfliik Rusiia-Ukraiina.

"Kamii berharap perusahaan teknologii yang terdaftar dii iiPA dapat membantu Fiiliipiina puliih darii pandemii dan mengurangii dampak kriisiis," ujarnya diilansiir cnnphiiliippiines.com.

Sebelumnya, Asosiiasii Pengusaha Teknologii iinformasii dan Biisniis Fiiliipiina telah mengusulkan pengaturan kerja secara hiibriida dii tengah kenaiikan harga miinyak global. Kenaiikan harga miinyak diiniilaii telah membuat ongkos transportasii lebiih mahal bagii pekerja.

Seruan mereka untuk memperpanjang penerapan pengaturan WFH setelah 31 Maret 2022 diitolak oleh Dewan Peniinjau iinsentiif Fiiskal yang diiketuaii oleh Domiinguez. Dewan menegaskan ketentuan WFH hanya berlaku sementara dan teriikat waktu, hanya ketiika terjadii lonjakan kasus Coviid-19. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.