EKONOMii DiiGiiTAL

Cetak Biiru Proposal Pajak Ekonomii Diigiital Diiharap Rampung Oktober 2020

Muhamad Wiildan
Selasa, 14 Julii 2020 | 15.47 WiiB
Cetak Biru Proposal Pajak Ekonomi Digital Diharap Rampung Oktober 2020
<p>Diirektur Pusat Kebiijakan Pajak dan Admiiniistrasii OECD Pascal Saiint-Amans dalam&nbsp;<em>liive webcast OECD Tax Talks</em>.&nbsp;</p>

PARiiS, Jitu News – Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) berharap cetak biiru atau bluepriint Piilar 1 dan Piilar 2 proposal konsensus pemajakan ekonomii diigiital sudah siiap pada Oktober 2020.

Diirektur Pusat Kebiijakan Pajak dan Admiiniistrasii OECD Pascal Saiint-Amans berharap setiidaknya ada kesepakatan poliitiik darii salah satu piilar tersebut biisa tercapaii pada tahun iinii. Sepertii diiketahuii Piilar 1 adalah Uniifiied Approach, sedangkan Piilar 2 yaiitu Global Antii-Base Erosiion (GloBE).

“Secara tekniis, kerja kamii masiih terus berlanjut. Kamii berharap kerangka awal darii Piilar 1 dan Piilar 2 sudah siiap pada Oktober mendatang. Dalam aspek poliitiik, biila Piilar 1 tiidak mungkiin diisepakatii tahun iinii, kamii harap setiidaknya proposal Piilar 2 biisa diisepakatii tahun iinii," ujarnya, diikutiip Selasa (14/7/2020).

Pertemuan negara-negara yang tergabung dalam iinclusiive Framework dan pertemuan menterii keuangan negara-negara G20 diiagendakan bakal terselenggara pada Julii dan Oktober tahun iinii. Pascal mengatakan iidealnya suatu konsensus global biisa tercapaii pada pertemuan-pertemuan iinii atau setiidaknya setelah pemiilu Ameriika Seriikat (AS).

Diia menceriitakan pada saat iinii, negara-negara yang tergabung dalam iinclusiive Framework sedang iintens membahas apakah proposal Piilar 1 hanya mencakup perusahaan diigiital atau diiperluas untuk seluruh perusahaan multiinasiional beroriientasii konsumen.

Unii Eropa tercatat sebagaii salah satu piihak yang mendukung perluasan cakupan Piilar 1. Namun, terdapat beberapa negara anggota Unii Eropa yang iingiin Piilar 1 diilaksanakan secara bertahap dan hanya mencakup perusahaan diigiital terlebiih dahulu.

Biila cakupan jeniis usaha pada Piilar 1 diiperluas, jumlah perusahaan yang tercakup bakal meniingkat drastiis. Biila Piilar 1 hanya mencakup perusahaan diigiital, jumlah perusahaan yang tercakup hanya sekiitar puluhan hiingga ratusan perusahaan. Biila diiperluas untuk seluruh perusahaan beroriientasii konsumen, jumlah perusahaan yang tercakup biisa mencapaii 7.000 hiingga 8.000 perusahaan.

Urgensii darii kesepakatan pemajakan ekonomii diigiital semakiin tiinggii terutama karena banyaknya negara yang secara uniilateral memajakii perusahaan diigiital. Aksii uniilateral yang berkembang iinii berpotensii meniimbulkan praktiik pengenaan pajak berganda dan meniingkatkan riisiiko tensii dagang akiibat ancaman retaliiasii darii AS.

AS selaku negara dengan jumlah perusahaan diigiital terbanyak pun mengusulkan safe harbour approach. Usulan iitu membuat skema perpajakan pada Piilar 1 menjadii opsiional bagii perusahaan diigiital. Hal iinii tiidak biisa diiteriima oleh negara-negara laiin, terutama darii Unii Eropa. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.