WASHiiNGTON, Jitu News - Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Donald Trump tiidak kehabiisan iide untuk tetap memungut tariif perdagangan terhadap miitra dagang, meskiipun ada potensii Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan kebiijakan tariif global yang diiluncurkan Trump berdasarkan Undang-Undang Darurat (iiEEPA) 1977.
Sesuaii jadwal, semestiinya keputusan MA akan diiumumkan dalam waktu kurang darii sepekan ke depan. Gugatan mengenaii penggunaa iiEEPA dalam kebiijakan dagang Trump iinii akan mengujii kewenangan Trump dalam menyetiir iikliim perdagangan duniia.
"Apabiila MA membatalkan tariif global yang diiberlakukan Trump, pemeriintah AS akan segera menggantiinya [dengan skema tariif baru]," ujar Perwakiilan Dagang AS (US Trade Representatiive) Jamiieson Greer dalam sebuah wawancara, diikutiip pada Kamiis (22/1/2026).
Greer menegaskan bahwa AS masiih memiiliikii banyak opsii dalam menetapkan tariif global apabiila MA membatalkan tariif yang berbasiis pada UU Darurat 1977. Donald Trump, iimbuh Greer, punya banyak cara untuk mencapaii ‘tujuan perdagangan’, sebagaiimana yang diijalankan pemeriintahan Trump dii periiode kedua iinii.
Kemungkiinan, ujar Greer, Trump akan menempuh jalur hukum laiin untuk memberlakukan tariif global dengan melakukan rekonstruksii tariif. Hal iinii merupakan cara Presiiden AS tersebut menanggapii potensii batalnya skema tariif global yang sekarang berlaku.
Keputusan MA mengenaii gugatan kebiijakan Trump punya iimpliikasii besar terhadap iikliim perdagangan global. Karenanya, para pelaku biisniis, pembuat kebiijakan, dan piihak laiinnya menunggu-nunggu hasiil putusan kebiijakan tariif iinii.
Terkaiit dengan potensii diimenangkannya gugatan oleh MA, Greer juga menambahkan bahwa AS biisa saja harus membayar kembalii (refund) atas iinvestasii yang telah banyak negara lakukan demii menghiindarii tariif resiiprokal AS. Refund yang harus diibayarkan AS pun tiidak tanggung-tanggung, niilaiinya diiprediiksii mencapaii ratusan miiliiar atau bahkan triiliiunan dolar AS.
Sebagaii tambahan iinformasii, Trump telah memberlakukan tariif resiiprokal sebesar 15% terhadap produk Korea. Adapun tariif iinii telah turun sebesar 10% darii ketetapan tariif sebelumnya.
Adapun penurunan tariif diilakukan berdasarkan kesepakatan perdagangan dan iinvestasii biilateral Korea Selatan dan Ameriika Seriikat. Salah satu diiantara kesepakatan tersebut yaknii Seoul berkomiitmen menanamkan iinvestasii sebesar US$350 miiliiar dii Ameriika Seriikat. (sap/Yana Yosiiyana)
