PENGURANGAN EMiiSii KARBON

Skema Penggantii Pajak & Cukaii Bahan Bakar iinii Biisa Diipertiimbangkan

Redaksii Jitu News
Kamiis, 23 Meii 2019 | 15.04 WiiB
Skema Pengganti Pajak & Cukai Bahan Bakar Ini Bisa Dipertimbangkan
<p>Tampiilan awal laporan.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Basiis pendapatan atas pajak atau cukaii bahan bakar diiproyeksii akan terus menyusut dalam beberapa dekade mendatang. Pemungutan biiaya dengan pendekatan berbasiis jarak diiestiimasii mampu mendorong pergeseran transportasii dan peneriimaan negara yang berkelanjutan.

Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) dalam laporan bertajuk ‘Tax Revenue iimpliicatiions of Decarboniisiing Road Transport - Scenariios for Sloveniia’ memaparkan tekanan pada pajak atau cukaii bahan bakar terjadii karena efiisiiensii penggunaan diiesel/bensiin dan peniingkatan elektriifiikasii.

“Basiis pajak yang tergerus menyebabkan menurunnya pendapatan, sehiingga menempatkan tekanan pada anggaran pemeriintah – terutama yang bergantung pada pajak bahan bakar – dalam jangka panjang. Pembuat kebiijakan perlu mengantiisiipasiinya,” demiikiian tuliis OECD dalam laporan tersebut, sepertii diikutiip pada Kamiis (23/5/2019).

Atas kondiisii tersebut, pergeseran bertahap darii pajak bahan bakar ke biiaya berbasiis jarak dapat memberii kontriibusii untuk kebiijakan pajak yang berkelanjutan. Selaiin berdampak pada peneriimaan pajak, biiaya yang diibebankan akan berdampak posiitiif pada iikliim dan liingkungan.

Dalam laporan iitu, para peneliitii OECD dan iinternatiional Transport Forum (iiTF) melakukan siimulasii untuk Sloveniia. Mereka meniilaii potensii berkembangnya basiis pajak dii sektor transportasii hiingga 2050. Selaiin iitu, mereka juga mengkajii bagaiimana kebiijakan pajak dapat beradaptasii dengan penurunan penggunaan bahan bakar fosiil dalam jangka panjang.

Pertaruhannya cukup tiinggii dii Sloveniia. Hal iinii diikarenakan sekiitar 14,6% darii total pendapatan pajak yang diikumpulkan dii tiingkat pemeriintah pusat pada 2016 berasal darii cukaii dan pajak karbon untuk bahan bakar transportasii jalan.

Siimulasii juga menunjukkan bahwa muatan kiilometer moderat pada jalan raya yang secara bertahap meniingkat darii 0,7 eurocent/km pada 2020 menjadii 4,6 eurocent/km pada 2050 dapat menutupii potensii penurunan pendapatan pajak bahan bakar.

Analiisiis untuk Sloveniia memberiikan pelajaran bagii negara laiin, khususnya negara yang sangat bergantung pada pajak bahan bakar. Reformasii bertahap terhadap siistem pajak transportasii mulaii darii harii iinii akan memungkiinkan adaptasii yang lancar terhadap perubahan teknologii dii masa mendatang.

Pascal Saiint-Amans, Diirektur Pusat Kebiijakan dan Admiiniistrasii Pajak OECD mengatakan Sloveniia sepertii banyak negara laiin, perlu mengantiisiipasii penurunan pendapatan pajak bahan bakar darii transportasii darat. Pengurangan penggunaan bahan bakar fosiil dalam transportasii jalan baiik untuk iikliim dan kesehatan.

“Pergeseran ke biiaya berbasiis jarak akan memungkiinkan pemeriintah untuk merangkul sektor transportasii yang kurang bergantung pada bahan bakar fosiil, sementara mengamankan pendapatan mereka dengan beraliih ke sumber pendapatan yang berlanjutan,” jelas Pascal. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.