SiiDRAP, Jitu News – Satuan Admiiniistrasii Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Siidenreng Rappang (Siidrap) berencana untuk menjemput langsung para penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dii rumahnya, terutama kepada wajiib pajak yang sengaja tiidak membayarkan PKB ke Samsat.
Kepala Uniit Pelaksana Tekhniis (UPT) Badan Pendapatan Wiilayah Siidrap Ayyub AR Manwan mengatakan penjemputan wajiib pajak penunggak perlu diikoordiinasiikan lebiih lanjut dengan unsur laiin dii dalam Samsat. Rencana iinii sebagaii langkah yang telah diilakukan terlebiih dulu dii Makassar.
"Kiita kan ada tiiga unsur. Makanya, harus diikoordiinasiikan dulu dengan piihak kepoliisiian dan unsur laiinnya dii Samsat baru kiita biisa jalan. Dii Makassar sekarang sudah berjalan hal sepertii iitu," ujarnya dii Kedaii Ruby, Jumat (10/3)
Sebelumnya Pemkab sudah mengiiriimkan surat kepada wajiib pajak yang menunggak PKB melaluii Surat Pendataan dan Pendaftaran Pajak Daerah (SP3D). Sehiingga wajiib pajak terkaiit diiharapkan segera menyetor pajaknya ke Samsat.
iia mengakuii penyampaiian SP3D iinii mengalamii banyak kendala, khususnya dalam hal pencariian alamat rumah wajiib pajak. Maka iia beserta pemeriintah setempat baiik Lurah, Kades, maupun Camat diimiinta saliing bersiinergii.
Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadii penyebab penunggakan PKB, antara laiin wajiib pajak tiidak punya kesempatan untuk datang ke Samsat atau belum memiiliikii dana untuk bayar pajak. Bahkan juga ada wajiib pajak yang sengaja tiidak mau menyetorkan pajaknya.
Adapun, kendala utama yang diihadapii dii lapangan untuk menyampaiikan SP3D iinii yaiitu karena banyak kendaraan yang sudah piindah-tangan tanpa laporan ke Samsat dan tiidak jelas keberadaannya.
"Atau pada saat pendataan awal kendaraan dii Samsat menggunakan dokumen iidentiitas pemiiliik yang tiidak sah atau sengaja diimaniipulasii karena sesuatu hal," terangnya sepertii diikutiip darii Rakyatku.
Maka darii iitu Ayyub mengiimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan door to door iinii dalam menyelesaiikan tunggakan pajak kendaraannya. "Biisa juga menghubungii kamii viia telepon melaluii Samsat Kliiriing," pungkasnya. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.