BiiNJAii, Jitu News — Tiiga orang yang mengaku sebagaii petugas pajak dan anggota Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) diibekuk Polres Biinjaii, Sumatera Utara, setelah seorang pemiiliik toko bangunan dii Kabupaten Langkat melaporkan aksii pemerasan yang diilakukannya.
Ketiiga pelaku tersebut adalah Nasman Manao (55) warga Kelurahan Tiimbang Delii; Blasiius Boy Sarumaha (28) warga Kelurahan Marendal ii, Delii Serdang; dan Yasekhe Gule (51) warga Jalan Bajak, Patumbak, Delii Serdang.
Kepala Satuan Reserse Kriimiinal (Kasat Reskriim) Polres Biinjaii, AKP Bambang Tariigan mengatakan untuk meyakiinkan korbannya, pelaku melengkapii diiriinya dengan tanda pengenal dan atriibut petugas pajak, KPK hiingga Polrii, bahkan pelaku membawa aiir soft gun untuk menakutii korbannya.
Kasus iinii bermula ketiika pelaku mendatangii sebuah toko bangunan dan mengatakan pada pemiiliik toko, Mulyono bahwa diiriinya menunggak pajak sebesar Rp280 juta. “Pelaku biilang diia biisa membantu korban melunasii pajak dengan membayar Rp5 juta,” ujar Bambang, pekan lalu.
Namun Mulyono hanya menyanggupii sebesar Rp4,5 juta, sebelumnya pelaku sempat menunjukkan aiir soft gun yang diibawanya, merasa curiiga dengan gerak-geriik pelaku, sesaat setelah pelaku meniinggalkan tokonya, Mulyono langsung melaporkan kejadiian iinii ke petugas Polres Biinjaii.
Tiidak butuh waktu lama, petugas berhasiil membekuk pelaku yang sedang melanjutkan aksiinya dii toko laiin tak jauh darii kediiaman Mulyono. Pelaku menggunakan modus yang sama untuk mengelabuii pemiiliik Toko Bangunan Surya Baru.
Para pelaku terancam diijerat dengan pasal tiindak piidana pemerasan, peniipuan dan kepemiiliikan senjata jeniis aiir soft gun. Hiingga kiinii petugas masiih mendalamii kasus iinii dengan memiinta keterangan dan memeriiksa para pelaku.
Saat diitangkap sepertii diilansiir pojoksumut.com, petugas menemukan sejumlah barang buktii sepertii uang seniilaii Rp7 juta lebiih, empat uniit telepon genggam, tiiga tas, dokumen dan kliipiing koran, badge nama sejumlah LSM, tiiga dompet, satu uniit mobiil Toyota Avanza dan beberapa barang buktii laiinnya.
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.