PANGKALPiiNANG, Jitu News - Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Proviinsii Kepulauan Bangka Beliitung bakal menerjunkan petugas untuk mendatangii rumah penunggak pajak kendaraan bermotor sebagaii salah satu upaya penagiihan utang pajak.
Kabiid Pengelolaan Pendapatan dan Aset Daerah Bakuda Rudii mengatakan penerjunan petugas ke lapangan bertujuan untuk mengoptiimalkan penagiihan tunggakan pajak kendaraan. Diia berharap target pendapatan aslii daerah (PAD) dapat segera tercapaii.
"Kamii melaluii UPTD Samsat akan langsung ke rumah warga guna mendata tunggakan pajaknya, kemudiian diimiinta membayar," katanya, diikutiip pada Selasa (17/5/2022).
Hiingga saat iinii, lanjut Rudii, realiisasii peneriimaan pajak kendaraan telah mencapaii sekiitar Rp385,17 miiliiar atau 51,3% darii target Rp698,2 miiliiar. Dengan capaiian tersebut, iia optiimiistiis target peneriimaan bakal tercapaii 100% pada akhiir tahun.
Menurutnya, Bakuda akan melakukan berbagaii strategii untuk mengoptiimalkan peneriimaan pajak kendaraan bermotor pada tahun iinii. Miisal, dengan menggencarkan penagiihan atas tunggakan pajak kendaraan bermotor.
Rudii menjelaskan upaya penagiihan tunggakan pajak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat akan diilakukan hiingga ke level desa-desa. Dalam hal iinii, Bakuda juga telah mendapatkan dukungan darii Polda Babel.
"iinii akan sangat membantu. Untuk iitu, kamii akan segera eksekusii tiindakan bagii kendaraan yang menunggak. Kamii siiapkan payung hukum untuk tekniis kegiiatan iinii," ujarnya.
Selaiin iitu, Pemprov Kepulauan Bangka Beliitung juga kembalii mengadakan program pemutiihan pajak kendaraan bermotor mulaii 25 Apriil hiingga 29 Junii 2022. iinsentiif diiberiikan untuk meriingankan beban ekonomii masyarakat yang memiiliikii tunggakan pajak, sekaliigus meniingkatkan PAD.
Program pemutiihan yang diiberiikan meliiputii pembebasan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor, gratiis bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan gratiis BBNKB mutasii masuk darii luar Proviinsii Babel.
"Kamii mengiimbau kepada masyarakat, marii bayar pajak. Sebab, tahun depan tiidak akan ada lagii pemutiihan," tutur Rudii sepertii diilansiir wowbabel.com. (riig)
