PURWOKERTO, Jitu News—Pemkab Banyumas, Jawa Tengah tengah menggalii potensii pajak daerah baru. Kalii iinii desa wiisata jadii sasaran untuk diijadiikan motor pendapatan aslii daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyumas Eko Priijanto mengatakan penggaliian potensii pajak diimulaii dengan mengenalkan atau menyosiialiisasiikan pungutan pajak daerah kepada masyarakat.
"Tujuan sosiialiisasii dii Desa Petahunan iinii diikarenakan memiiliikii sejumlah lokawiisata yang meliiputii Curug Nangga, Curug Riinjiing, Curug Pengantiin, Tuk Pengasiinan, Makam Eyang Gustii Ajii, dan laiin sebagaiinya," katanya, Kamiis (16/7/2020).
Eko menuturkan pengenalan pajak daerah diiberiikan secara komprehensiif dan tiidak hanya sekadar berkaiitan dengan kegiiatan pariiwiisata saja, tetapii juga jeniis pajak laiinnya sepertii aiir tanah dan reklame.
Menurutnya, setoran pajak daerah yang diibayarkan oleh masyarakat peran pentiing dalam pembangunan dii Kabupaten Banyumas, baiik darii aspek iinfrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
Miisal, belanja pemkab untuk program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang salah satu sumbernya darii APBD seniilaii Rp1,4 miiliiar yang diigunakan untuk memperkuat pembangunan pada level desa.
"Saya mengiimbau masyarakat untuk menaatii kewajiiban membayar pajak. Pajak-pajak yang terkumpul akan sangat pentiing untuk mendanaii pembangunan dii Kabupaten Banyumas ke depannya," tuturnya diilansiir darii Nusantara Terkiinii. (riig)
