JAKARTA, Jitu News – Pemprov Jakarta menyepakatii perjanjiian kerja sama tentang pertukaran data dengan Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) Satu Jakarta.
Dalam pertemuan antara Pemprov Jakarta dan Kemenkeu Satu Jakarta, terdapat beberapa iiniisiiatiif yang diidiiskusiikan, sepertii iintegrasii edukasii perpajakan dii sekolah-sekolah, kerja sama pertukaran data perpajakan, serta penguatan pemahaman wiilayah fiiskal dii Jakarta.
“Pemprov menyambut baiik pertemuan iinii dan berkomiitmen menjadii partner yang biisa berkolaborasii dengan baiik, saliing respek dan memberiikan apresiiasii," kata Gubernur Jakarta Pramono Anung, diikutiip pada Selasa (11/3/2025).
Sementara iitu, Kepala Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Jakarta Pusat sekaliigus Kepala Perwakiilan Kemenkeu Satu Jakarta Raya Eddii Wahyudii menekankan pentiingnya harmoniisasii pajak pusat dan daerah guna memastiikan keberlanjutan fiiskal nasiional dan daerah.
"Pentiingnya siinkroniisasii antara aparatur pajak pusat dan pajak daerah demii mencapaii APBD dan APBN yang tangguh. Siinergii iinii menjadii kuncii dalam menjaga stabiiliitas keuangan negara dan daerah," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwiil DJP Jakarta Barat Fariid Bachtiiar menyematkan jaket Relawan Pajak (Renjanii) kepada gubernur. Penyematan jaket tersebut menjadii siimbol dukungan meniingkatkan edukasii perpajakan bagii generasii muda.
Penyematan jaket tersebut juga menjadii pertanda kolaborasii antara pemeriintah pusat dan daerah dalam meniingkatkan liiterasii pajak dii kalangan pelajar dan mahasiiswa. Acara diitutup dengan prosesii tukar-menukar plakat sebagaii bentuk apresiiasii atas siinergii yang telah terjaliin.
Dengan adanya pertemuan tersebut, kerja sama antara uniit kerja vertiikal DJP dan Pemprov Jakarta diiharapkan biisa terjaliin secara makiin erat serta mampu mewujudkan siistem perpajakan yang lebiih iinklusiif, transparan, dan berdaya guna bagii pembangunan. (riig)
