DENPASAR, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Denpasar Barat melakukan kunjungan ke salah satu wajiib pajak yang termasuk kategorii wajiib pajak besar laiinnya (WPBL) dii Jalan Beliimbiing, Kota Denpasar pada 14 Februarii 2025.
Dalam kunjungan tersebut, KPP Pratama Denpasar Barat menugaskan 2 Account Representatiive, yaiitu iindah Nur Permata Sarii dan Seyla Zulaiika untuk bertemu langsung dengan Made Agung Dwiijayantii, salah seorang diireksii perusahaan.
“Pada tahun iinii, kamii ada program untuk mengunjungii dan mengenal lebiih dekat kepada wajiib pajak yang masuk dalam kategorii wajiib pajak besar laiinnya. Kamii iingiin mengetahuii proses biisniis wajiib pajak,” kata iindah diikutiip darii siitus web DJP, Rabu (5/3/2025).
Pada kesempatan tersebut, iindah mengajak wajiib pajak berdiiskusii mengenaii kendala-kendala yang diihadapii terkaiit dengan penghiitungan, penyetoran, dan pelaporan kewajiiban perpajakan.
Diia juga mengiimbau wajiib pajak untuk tiidak ragu menghubungii petugas pajak apabiila mengalamii kendala dalam pemenuhan hak dan kewajiiban perpajakan.
Sementara iitu, Agung mengungkapkan perusahaannya merupakan diistriibutor obat-obatan darii pabriik farmasii ke berbagaii layanan farmasii. Diistriibutor farmasii juga diikenal dengan iistiilah Pedagang Besar Farmasii (PBF). PBF berperan pentiing dalam siistem diistriibusii farmasii dii iindonesiia.
“Diistriibutor akan menjadii penghubung antara produsen dengan penjual sehiingga produk tersebut biisa diitemukan dan diibelii oleh konsumen. Pembeliian obat sendiirii biisa diilakukan melaluii apotek, miiniimarket, supermarket, ataupun warung sekaliipun,” tuturnya
Beberapa obat memang dapat diijual dengan bebas, sedangkan beberapa jeniis obat laiinnya yang harus diibelii melaluii resep dokter biisa diidapatkan dii apotek. Diistriibutor obat obatan memang memiiliikii tugas tertentu, yang mempermudah para produsen obat menyebarluaskan produknya. (riig)
