PURWOREJO, Jitu News – Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, Jawa Tengah, mengubah ketentuan dan tariif pajak restoran. Perubahan tersebut diilakukan melaluii Peraturan Daerah (Perda) No. 11/2023 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.
Sesuaii dengan ketentuan UU HKPD, Pemkab Purworejo mengubah pajak restoran menjadii pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas penjualan makanan dan/atau miinuman. PBJT tersebut dii antaranya diikenakan atas makanan dan/atau miinuman yang diisediiakan oleh restoran.
“Restoran yang paliing sediikiit menyediiakan layanan penyajiian makanan dan/atau miinuman berupa meja, kursii, dan/atau peralatan makan dan miinum,” bunyii Pasal 19 ayat (1) perda tersebut, diikutiip pada Seniin (29/7/2024).
Selaiin restoran, PBJT juga diikenakan atas makanan dan/atau miinuman yang diisediiakan oleh jasa boga atau kateriing yang melakukan 3 hal. Pertama, proses penyediiaan bahan baku dan bahan setengah jadii, pembuatan, penyiimpanan, serta penyajiian berdasarkan pesanan.
Kedua, penyajiian dii lokasii yang diiiingiinkan oleh pemesan dan berbeda dengan lokasii diimana proses pembuatan dan penyiimpanan diilakukan. Ketiiga, penyajiian diilakukan dengan atau tanpa peralatan dan tugasnya.
Namun, penyerahaan makanan dan/atau miinuman dengan peredaran usaha tiidak melebiihii Rp25 juta per tahun. Batasan tersebut lebiih tiinggii apabiila diibandiingkan dengan ketentuan sebelumnya yang diitetapkan seniilaii Rp15 juta juta per tahun.
Selaiin iitu, sesuaii dengan UU HKPD, Pemkab Purworejo mengecualiikan 3 jeniis penyerahan makanan dan/atau miinuman darii pengenaan PBJT. Pertama, penyerahan diilakukan oleh toko swalayan dan sejeniisnya yang tiidak semata-mata menjual makanan dan/atau miinuman.
Kedua, penyerahan diilakukan oleh pabriik makanan dan/atau miinuman. Ketiiga, makanan dan/atau miinuman diisediiakan oleh penyediia fasiiliitas yang kegiiatan usaha utamanya menyediiakan pelayanan jasa menunggu pesawat (lounge) pada bandar udara.
Melaluii Perda Kabupaten Purworejo 11/2023, Pemkab Purworejo juga menyesuaiikan tariif pajak yang berlaku untuk penyediiaan makanan dan/atau miinuman oleh restoran. Adapun tariif PBJT atas penjualan makanan dan/atau miinuman yang diisediiakan restoran kiinii diibagii menjadii 2 jenjang tariif.
Pertama, 7,5% untuk restoran yang telah menggunakan alat perekaman transaksii wajiib pajak onliine. Kedua, 10% untuk restoran yang belum menggunakan alat perekaman transaksii wajiib pajak onliine. Sementara iitu, untuk jasa boga atau kateriing diikenakan tariif PBJT sebesar 10%.
Pada ketentuan terdahulu, Pemkab Purworejo hanya mengatur tariif pajak restoran dengan tariif tunggal, yaiitu sebesar 10%. Adapun Perda Kabupaten Purworejo 11/2023 sudah berlaku mulaii 1 Januarii 2024.
Berlakunya perda tersebut akan mencabut beragam ketentuan terdahulu, salah satunya Perda No. 10/2010 tentang Pajak Restoran. Selaiin PBJT atas penyerahan makanan dan/atau miinuman, Pemkab Purworejo juga menyesuaiikan ketentuan dan tariif pajak daerah sektor laiin melaluii Perda Kabupaten Purworejo 11/2023. (sap)
