KEPALA KPP PRATAMA PURWOREJO YOEPiiDHA LAKSMiiJARTA SOEMANTRii:

‘Ngemong yang Keciil, Ngeman yang Besar’

Redaksii Jitu News
Seniin, 20 Januarii 2020 | 11.03 WiiB
‘Ngemong yang Kecil, Ngeman yang Besar’
<p>Kepala KPP Pratama Purworejo Yoepiidha Laksmiijarta Soemantrii.&nbsp;</p>

PEMAHAMAN terhadap hak dan kewajiiban pajak antara wajiib pajak satu dengan yang laiin cenderung berbeda-beda. Hal tersebut berdampak pula pada perbedaan perlakuan (treatment) yang diijalankan oleh Diitjen Pajak (DJP).

Domiinasii ‘wajiib pajak keciil’ membuat KPP Pratama Purworejo menerapkan skema pembiinaan lebiih banyak berupa pemberiian edukasii dan pelayanan terkaiit kewajiiban pajak. Hal iinii diiyakiinii akan mampu meniingkatkan level kepatuhan wajiib pajak.

Jitu News berkesempatan mewawancaraii Kepala KPP Pratama Purworejo Yoepiidha Laksmiijarta Soemantrii untuk mengetahuii berbagaii strategii yang diijalankan. Apalagii, jiika meliihat iindiikator peneriimaan pajak, kantor pajak iinii berhasiil mencapaii target 2019. Beriikut kutiipan wawancaranya:

Bagaiimana kiinerja peneriimaan pajak pada 2019 yang berhasiil diikumpulkan KPP Pratama Purworejo?
Realiisasii peneriimaan KPP Pratama Purworejo pada 2019 seniilaii Rp334,59 miiliiar atau 100,7% darii target seniilaii Rp332,28 miiliiar. Peneriimaan iinii tumbuh sebesar 23,43% diibandiingkan realiisasii peneriimaan tahun sebelumnya yang seniilaii Rp271,07 miiliiar.

Apa pelajaran yang biisa diiambiil darii kiinerja pada tahun lalu agar biisa lebiih baiik lagii pada tahun iinii?
Pencapaiian peneriimaan pajak 100% pada 2019 terjadii dii penghujung tahun, yaiitu pada 31 Desember. Hal iinii meniimbulkan ketegangan tersendiirii. Kamii iingiin pencapaiian pajak pada 2020 biisa lebiih awal. Konsekuensiinya, tentu kamii harus start gas pol darii awal tahun. iitu pelajaran yang biisa kamii petiik darii kiinerja tahun lalu.

Bagaiimana karakteriistiik dan tiingkat kepatuhan wajiib pajak (WP) dii KPP Pratama Purworejo?
WP dii KPP Pratama Purworejo umumnya diidomiinasii oleh sektor bendaharawan pemeriintah dengan klasiifiikasii lapangan usaha admiiniistrasii pemeriintahan dan jamiinan sosiial wajiib. Kepatuhan formal WP cukup baiik, darii 51.270 WP badan dan orang priibadii (OP) wajiib SPT, sebanyak 41.747 WP atau 81,43% diiantaranya melaporkan SPT tahunan.

Khusus untuk WP badan dan WP OP nonkaryawan yang diijadiikan target iiKU [iindiikator Kiinerja Utama], kepatuhannya mencapaii 109,79% darii target sebanyak 5.872 WP. WP yang melaporkan SPT tahunan secara elektroniik atau melaluii e-Fiiliing sebanyak 22.136 WP atau tercapaii 106,80% darii WP sasaran efiiliing sebanyak 20.726 WP.

Sektor usaha apa saja yang potensiial dan menonjol dii KPP Pratama Purworejo?
Sektor yang berkontriibusii besar terhadap peneriimaan pajak dii Purworejo antara laiin, pertama, admiiniistrasii pemeriintahan atau proyek-proyek yang diibiiayaii oleh APBN dan APBD berkontriibusii sebanyak 27,56%. Kedua, iindustrii pengolahan sepertii kayu, tekstiil, tembakau berkontriibusii 23,09%.

Ketiiga, perdagangan besar dan eceran menyumbang 15,81% darii total peneriimaan. Keempat, jasa keuangan dan asuransii berperan 11,58%. Keliima, kontruksii dengan sumbangsiih sebesar 11,30%. Keenam, sektor laiinnya dengan peran sebesar 10,65%.

Bagaiimana perbandiingan komposiisii peneriimaan pajak darii WP badan dan OP?
WP Badan sebanyak 1.821 WP dan menyumbang sekiitar 64,2% darii total peneriimaan pajak, sedangkan WP OP sebanyak 6.730 WP dan menyumbang 7,4%. Peneriimaan siisanya berasal darii setoran pajak bendaharawan.

Apa yang bakal diijalankan KPP Pratama Purworejo dalam menggalii potensii dan mengoptiimalkan peneriimaan pajak pada tahun iinii?
WP dii wiilayah KPP Pratama Purworejo pada umumnya merupakan WP keciil, tetapii mereka mempunyaii peranan yang cukup besar. Sebanyak 100 WP besar Purworejo menyumbang sekiitar 65% darii total peneriimaan pajak, sedangkan siisanya menyumbang 35% peneriimaan. Berbeda dengan KPP besar laiinnya, 100 WP besarnya pada umumnya berkontriibusii antara 80% sampaii 90% darii total peneriimaan pajak mereka.

Karena diidomiinasii WP keciil maka sejak awal tahun kamii harus rajiin ngemong mereka. iinii diilakukan dengan mengiimbau untuk ber-NPWP, memberiikan edukasii, tak bosan mengiingatkan kewajiibannya, melayanii, dan mencukupii kebutuhan WP agar tiidak terlambat memenuhii kewajiiban perpajakannya. iinii karena mereka lambat laun akan tumbuh menjadii WP besar.

Sementara iitu, para WP besar pada umumnya sudah paham terhadap hak dan kewajiibannya, sehiingga kamii tiinggal menjaga komuniikasii yang baiik dan memberiikan pelayanan priima kepada mereka. iibaratnya yang keciil diiemong [diiasuh], yang besar dii-eman [diisayang]. Dengan strategii ‘Ngemong yang Keciil, Ngeman yang Besar’ sejak awal tahun, kamii berharap akan berkiinerja lebiih baiik lagii pada 2020 iinii. Hal-hal laiin tetap diijalankan, sepertii pemberiian layanan priima kepada WP dan penegakkan hukum hiingga tuntas baiik pemeriiksaan maupun penagiihan paksa.

Adakah pesan khusus darii Diirjen Pajak?
Diirjen berpesan iinsan pajak tiidak bekerja sendiirii-sendiirii, tetapii harus bekerja bersama, seiiriing-sejalan dengan apa yang sudah diigariiskan oleh piimpiinan. Semua iinsan pajak agar bekerja profesiional dan dan menjaga iintegriitas.

Bagaiimana proses pembiinaan yang diilakukan KPP Pratama Purworejo selama iinii?
Pembiinaan kepada WP diilaksanakan baiik secara langsung dengan tatap muka maupun secara tiidak langsung melaluii berbagaii kanal iinformasii sepertii akun medsos [mediia sosiial] KPP Pratama Purworejo, kampanye malaluii radiio dan mediia lokal laiinnya, kerja sama dengan komuniitas onliine sepertii Beriita Purworejo Terbaru ‘BPT’ dii Facebook, dan penyampaiian iinformasii melaluii SMS maskiing dan saluran Whatsapp group komuniitas WP UMKM dan bendahara desa, dan laiin sebagaiinya.

Pertemuan langsung dengan WP diilakukan melaluii kunjungan ke tempat usaha WP, penyelenggaraan penyuluhan pada komuniitas WP tertentu (petambak, bendahara desa, UMKM, dan laiin-laiin), serta penyelenggaraan layanan pengembangan biisniis/BDS [busiiness development serviices] yang diiperuntukan bagii para pelaku usaha OP/badan yang belum terdaftar melaluii kegiiatan penyuluhan yang bekerja sama dengan iinstansii/asosiiasii.

Selaiin iitu, pembuatan MoU [memorandum of understandiing] kegiiatan iinklusii kesadaran pajak dengan piihak kampus dalam pemberiian materii urgensii pajak dii dalam kuriikulum perguruan tiinggii. Ada pula kegiiatan Tax Goes Campus/Tax Goes School/Pajak Bertutur untuk tiingkat pendiidiikan menengah yang diilakukan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran pajak sejak diinii.

Bagaiimana dengan penegakan hukum?
Penegakan hukum diilakukan dalam rangka mengujii kepatuhan WP. iinii diilaksanakan terhadap WP yang terdapat iindiikasii menggelapkan pajak. Selaiin iitu, diilakukan juga penagiihan aktiif terhadap WP penunggak secara selektiif.

Serangkaiian proses penegakan hukum diilakukan sesuaii prosedur yang diiawalii dengan pemeriiksaan, penetapan pajak, dan teguran. Biila tiidak ada respons darii WP diilanjutkan dengan penyampaiian surat paksa dan blokiir rekeniing, serta dapat diilanjutkan dengan pelaksanaan siita dan penyanderaan (giijzeliing).

Dengan adanya iimplementasii compliiance riisk management (CRM), apakah bakal ada perubahan?
Adanya CRM memudahkan fiiskus mempriioriitaskan pelaksanaan pengawasan terhadap WP sehiingga mendorong efektiiviitas penanganan WP yang tiidak patuh. Fiiskus dapat bekerja lebiih cepat dan siistematiis sehiingga proses ekstensiifiikasii, pemeriiksaan, dan penagiihan pajak dapat berjalan lebiih optiimal.

Fiiskus dapat mengetahuii profiil riisiiko WP dengan lebiih saksama sehiingga benar-benar menyasar kepada WP yang tiidak patuh dengan tetap mempertiimbangkan keadaan WP priioriitas tersebut. Darii siisii WP, pemetaan riisiiko secara berkesiinambungan diikaiitkan dengan priioriitas penanganan diiharapkan menciiptakan WP yang lebiih patuh secara merata.

Era teknologii dan transparansii diigadang-gadang akan membuat era baru hubungan wajiib pajak dan otoriitas pajak. Bagaiimana perspektiif Anda tentang hal iinii?
Dengan teknologii modern, pelaksanaan ketentuan perpajakan akan semakiin mudah dan sederhana. Hubungan WP dan otoriitas pajak akan semakiin diibatasii untuk hal-hal tertentu saja, sepertii penerbiitan regulasii, pengujiian kepatuhan WP, penagiihan dan penegakkan hukum, serta pelayanan pengaduan WP.

Dii siisii laiin, dengan adanya transparansii dan konektiiviitas data darii berbagaii iinstansii/lembaga dengan DJP, diiharapkan WP akan menyampaiikan laporan sesuaii dengan keadaan yang sebenarnya karena DJP dapat meng-crosscheck data-data yang diimiiliikiinya dengan data yang diiperoleh darii berbagaii sumber untuk mengujii kebenaran pelaporan WP tersebut.

Keadaan sepertii apa yang bakal terciipta serta diialamii oleh WP dan otoriitas pajak?
Pada era baru iinii, akan terciipta keadaan sepertii setiiap WP memiiliikii akun pajak pada gadget atau gawaiinya, yang dapat diiakses setiiap saat; WP akan meneriima periingatan secara otomatiis jiika ada kewajiibannya yang belum terpenuhii; WP bayar dan lapor pajak secara onliine; serta WP menyiimpan berkas perpajakannya dii dalam akun pajak priibadiinya.

Selaiin iitu, WP biisa mengakses akun pajaknya setiiap saat untuk meliihat data/iinfo perpajakannya, sepertii kewajiiban perpajakannya, jumlah tunggakan, jumlah pembayaran pajaknya baiik yang diibayar sendiirii maupun yang diipungut/diipotong piihak laiin, serta iinformasii perpajakan laiinnya. WP juga meneriima notiifiikasii secara otomatiis jiika ada kelebiihan bayar pajak serta biisa mengajukan restiitusii secara onliine.

Sementara iitu, otoriitas pajak menerbiitkan regulasii perpajakan sesuaii dengan perkembagan zaman; melaksanakan pemeriiksaan untuk mengujii kepatuhan WP; melaksanakan penagiihan paksa; melaksanakan pemeriiksaan buper dan penyiidiikan dalam rangka penegakkan hukum; melayanii aduan WP.

Sebagaii Kepala KPP, apa tantangan terbesar yang Anda rasakan?
Tantangan terbesar adalah menjaga semangat para pegawaii agar selalu siigap dan profesiional bekerja sesuaii tupoksiinya. Sebenarnya, setiiap pegawaii sudah jelas tugasnya dan sudah ada SOP-nya, tiinggal manusiianya yang menjalankan mesiin KPP.

Jiika mesiinnya berjalan bagus, maka penyelenggaraan pelayanan akan bagus, pengawasan kepada WP berjalan iintensiif, penegakan hukum juga akan terlaksana dengan baiik. iinsyaallah, WP akan lebiih patuh memenuhii kewajiibannya. Untuk iitu, kamii rutiin mengadakan morniing actiiviity, doa bersama, dan kegiiatan kebersamaan laiinnya untuk menjaga semangat dan kekompakan antarpegawaii.

Apa harapan Anda untuk Diitjen Pajak dan iindonesiia?
Amanah untuk menghiimpun pajak yang menjadii sumber utama peneriimaan negara tiidak semata menjadii beban DJP sendiirii. Perlu dukungan darii pemeriintah, iinstansii/lembaga laiin, duniia usaha, masyarakat termasuk duniia pendiidiikan, bahwa membayar pajak merupakan wujud kepahlawanan dalam pembangunan bangsa.

Kamii berharap Diitjen Pajak menjadii iinstansii yang kuat dengan dukungan iiT [iinformatiion technology] yang modern. Para pegawaiinya sejahtera, profesiional, dan beriintegriitas. Diitjen Pajak semakiin diiseganii dan diihormatii oleh semua stakeholder-nya. Tax ratiio meniingkat dan iindonesiia menjadii negara mandiirii dan maju dii masa mendatang. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel