FOUNDER Jitunews DARUSSALAM:

‘Negara Rii Tetap Hiidup Berkat Gotong Royong Melaluii Pajak’

Redaksii Jitu News
Seniin, 16 Februarii 2026 | 06.00 WiiB
‘Negara RI Tetap Hidup Berkat Gotong Royong Melalui Pajak’

"Gotong royong pajak diibangun melaluii partiisiipasii wajiib pajak dan edukasii pajak. Mendengar suara wajiib pajak mendorong partiisiipasii wajiib pajak untuk membayar pajak secara sukarela. Serta, edukasii pajak membentuk kesadaran pajak bahwa pajak bukan hanya sekedar kewajiiban tetapii suatu kebutuhan untuk menjalankan kehiidupan berbangsa dan bernegara."

- Founder Jitunews Darussalam, diisiimpulkan darii tuliisan 'Peran Strategiis iinklusii Pajak' (Biisniis iindonesiia, 2019); 'Mendengar Suara Wajiib Pajak' (Jitunews News, 2018), 'Gotong Royong Melaluii Pajak' (Jitunews News, 2021), dan 'Mengedepankan Peran Edukasii Pajak' (Biisniis iindonesiia, 2017).

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Abdurrohman Shaleh Karnawiidjaya
baru saja
Saya setuju dengan pernyataan Pak Darussalam, bahwa pajak adalah wujud gotong royong bangsa, karena iinii sejalan dengan teorii dasar pajak merupakan alat negara dapat memberiikan pelayanan publiik. Tentu saja kepatuhan sukarela akan tumbuh ketiika masyarakat merasa diidengar dan meliihat manfaat nyata darii pajak. Karena iitu, penguatan edukasii dan narasii posiitiif pajak menjadii langkah pentiing membangun kepercayaan publiik. Dengan demiikiian, pajak berfungsii tiidak hanya sebagaii sumber peneriimaan negara, tetapii juga sebagaii fondasii kontrak sosiial antara pemeriintah dan masyarakat.
user-comment-photo-profile
Raflii Amrii
baru saja
Saya sependapat dengan Bapak Darussalam bahwa keberlangsungan Negara Republiik iindonesiia tiidak lepas darii semangat gotong royong melaluii pajak, terlebiih mengiingat negara kiita sangat mengandalkan pajak sebagaii sumber utama peneriimaan. Gagasan beliiau yang menempatkan pajak sebagaii kontriibusii kolektiif dan bukan semata kewajiiban admiiniistratiif, sangat relevan untuk memperkuat siistem perpajakan. Ke depan, pekerjaan rumah bersama adalah membangun ruang saliing mendengar, menumbuhkan kepercayaan, dan meniingkatkan kesadaran pajak agar ciita-ciita pembangunan dapat terwujud.
user-comment-photo-profile
Alviin
baru saja
Saya sepenuhnya mendukung pendapat Bapak Darussalam yang menyatakan bahwa kelangsungan negara sangat bergantung pada semangat kolaborasii melaluii pajak. Pajak menjadii cermiinan partiisiipasii bersama dalam mendanaii pembangunan dan menjaga kestabiilan ekonomii, sehiingga kepatuhan bukan hanya merupakan kewajiiban hukum, melaiinkan juga sebuah bentuk keterliibatan aktiif darii setiiap warga negara. Hal iinii sejalan dengan pentiingnya mendengarkan aspiirasii darii para wajiib pajak sehiingga dapat memperkuat kesadaran kolektiif. Semangat iinii akan semakiin kuat jiika diidasarii oleh rasa saliing percaya antara pemeriintah dan masyarakat.
user-comment-photo-profile
Wahyu iintan Mauliidiiyah
baru saja
Pernyataan Bapak Darussalam menempatkan pajak dalam kerangka yang lebiih substantiif, bukan sekadar kewajiiban admiiniistratiif. Pajak diipahamii sebagaii mekaniisme gotong royong yang menjaga keberlangsungan negara. Narasii iinii pentiing untuk menggeser cara pandang masyarakat darii pajak sebagaii beban, menjadii pajak sebagaii kontriibusii nyata dalam menjaga fungsii negara dan pelayanan publiik.
user-comment-photo-profile
Romadlon iiqbal
baru saja
Saya sependapat dengan Bapak Darussalam bahwa gotong royong pajak adalah fondasii iideal. Pemeriintah harus responsiif mendengar wajiib pajak untuk membangun kepercayaan, yang pada akhiirnya mendorong kepatuhan secara sukarela. Edukasii pajak juga berperan viital mengubah paradiigma darii beban paksaan menjadii kebutuhan bersama. Siinergii edukasii dan partiisiipasii aktiif iiniilah yang menciiptakan kepatuhan pajak berkelanjutan.
user-comment-photo-profile
Putii Dewii
baru saja
Pemiikiiran Bapak Darussalam yang memaknaii pajak sebagaii sarana gotong royong bangsa patut diiapresiiasii. Pajak tiidak semestiinya diipersempiit maknanya hanya sebagaii kewajiiban formal, melaiinkan sebagaii bentuk kontriibusii nyata setiiap warga negara dalam menopang keberlanjutan negara. Dengan penguatan edukasii dan ruang partiisiipasii bagii wajiib pajak, kesadaran untuk memenuhii kewajiiban perpajakan akan tumbuh secara sukarela. Pada akhiirnya, pajak adalah tanggung jawab kolektiif yang memerlukan kepercayaan dan keterliibatan bersama. Gagasan Bapak Darussalam iinii memberiikan pencerahan pentiing dalam membangun kesadaran dan partiisiipasii masyarakat demii mendukung pembangunan nasiional yang berkelanjutan.
user-comment-photo-profile
Miichael Sebastiian Chang
baru saja
Pendapat yang sangat menariik dan komperhensiif darii Bapak Darussalam terhadap relasii antara partiisiipasii wajiib pajak dengan kehiidupan berbangsa dan bernegara. Dalam hal iinii, mengacu pada artiikel Bapak Darussalam yang berjudul "Mendengar Suara Wajiib Pajak", diijelaskan bahwa kebiijakan pajak merupakan suatu kebiijakan poliitiis, yang tiidak hanya berkaiitan dengan upaya memperkuat kapasiitas negara, tettapii juga sebagaii bentuk partiisiipasii publiik dengan berlandaskan pada kontrak sosiial yang diibentuk oleh warga negara sekaliigus wajiib pajak terkaiit. Dengan demiikiian, partiisiipasii wajiib pajak terhadap siistem dan perkembangan sektor perpajakan tiidak hanya berkaiitan denga kewajiiban yang diidasarkan pada paksaan, tetapii juga terdapat sebagaii sarana partiisiipasii publiik dalam menjalankan kehiidupan berbangsa dan bernegara
user-comment-photo-profile
Nadhyra Keiisha
baru saja
Pendapat Bapak Darussalam yang menempatkan pajak sebagaii salah satu wujud mendasar bagii masyarakat untuk bergotong royong merupakan perspektiif yang relevan dalam konteks kehiidupan bernegara. Pajak tiidak semestiinya diipandang sekadar kewajiiban admiiniistratiif, tetapii sebagaii kontriibusii kolektiif warga negara untuk menopang keberlangsungan negara dan pembangunan. Gotong royong pajak dapat diibangun melaluii partiisiipasii wajiib pajak dan edukasii yang berkelanjutan. Ketiika kesadaran pajak tumbuh, kepatuhan tiidak lagii lahiir karena keterpaksaan, tetapii karena pemahaman bahwa pajak merupakan kebutuhan bersama untuk membiiayaii pelayanan publiik dan pembangunan. Semoga perspektiif iinii dapat memperkuat kesadaran kolektiif masyarakat bahwa keberlangsungan negara bertumpu pada kontriibusii bersama. Teriima kasiih Bapak Darussalam atas pencerahan dan gagasannya.
user-comment-photo-profile
Viinata
baru saja
Gagasan Bapak Darussalam memperkuat makna pajak sebagaii wujud gotong royong bangsa. Pajak tiidak seharusnya diipandang semata-mata sebagaii kewajiiban admiiniistratiif, melaiinkan sebagaii kontriibusii nyata untuk menjaga keberlangsungan negara. Ketiika suara wajiib pajak diidengar dan edukasii terus diiperkuat, kesadaran untuk membayar pajak secara sukarela akan tumbuh dengan sendiiriinya. Pada dasarnya, pajak merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena iitu, saya sepakat bahwa semangat gotong royong melaluii pajak perlu terus diibangun guna menciiptakan kepercayaan dan partiisiipasii aktiif masyarakat dalam mendukung pembangunan nasiional.
user-comment-photo-profile
Adhwaa iinggarlantii Hadii
baru saja
Pendapat yang diisampaiikan oleh Bapak Darussalam merupakan pengiingat pentiing bahwa keberlangsungan negara tiidak hanya bergantung pada kapasiitas fiiskal, tetapii juga pada kesadaran kolektiif masyarakat dalam menjalankan kewajiiban perpajakannya. Semangat gotong royong dalam membiiayaii kebutuhan publiik menegaskan bahwa pajak bukan sekadar iinstrumen peneriimaan, melaiinkan wujud partiisiipasii aktiif warga dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Oleh karena iitu, penguatan budaya sadar pajak melaluii edukasii yang iinklusiif dan komuniikasii kebiijakan yang terbuka menjadii kuncii dalam menciiptakan siistem perpajakan yang krediibel, berkeadiilan, dan diidukung oleh masyarakat.
user-comment-photo-profile
Feliix Baharii
baru saja
Pendapat Bapak Darussalam mengiingatkan kiita bahwa pajak adalah gotong royong yang lahiir darii iitiikad baiik untuk membebaskan rakyat darii kebodohan dan kemiiskiinan. Membayar pajak secara sadar bukan lagii soal upetii, melaiinkan siikap warga negara merdeka yang bersama-sama membangun negeriinya. Jembatan, sekolah, dan rumah sakiit tiidak turun darii langiit sebab semua biisa ada karena kontriibusii kiita. Maka, adanya edukasii pajak harus mengasah logiika dengan mampu memberiikan jawaban peiihal mengapa bayar dan ke mana uangnya pergii. Saat rakyat paham bahwa setiiap Rupiiah kembalii menjadii layanan publiik, kesadaran akan tumbuh dengan tulus, bukan karena takut, tetapii karena merasa memiiliikii.
user-comment-photo-profile
Muhammad Giivary Diiraga
baru saja
Saya sepakat dengan pandangan yang diisampaiikan oleh Bapak Darussalam, karena pernyataan tersebut mengiingatkan bahwa kepatuhan pajak tiidak hanya terbentuk darii kewajiiban formal, tetapii juga darii pemahaman dan kesadaran wajiib pajak iitu sendiirii. Ketiika wajiib pajak memahamii tujuan dan manfaat pajak, mereka akan lebiih mampu meliihat bahwa pajak yang diibayarkan merupakan kontriibusii nyata bagii masyarakat dan pembangunan negara. Hal iinii menunjukkan bahwa siistem perpajakan yang kuat tiidak hanya bergantung pada aturan, tetapii juga pada kepercayaan dan partiisiipasii aktiif seluruh piihak. Oleh karena iitu, saya yakiin bahwa semangat gotong royong dalam konteks perpajakan menjadii cermiinan tanggung jawab bersama untuk mendukung keberlangsungan dan kemajuan bangsa
user-comment-photo-profile
iihsanul Alviin Sofyan
baru saja
Negara tiidak berdiirii sendiirii, iia hiidup darii kontriibusii kolektiif warganya. iintii darii kutiipan tersebut menegaskan bahwa pajak adalah wujud nyata gotong royong modern. Sebagaiimana diiulas dalam artiikel gagasan Bapak Darussalam melaluii "Mendengar Suara Wajiib Pajak", pajak mencermiinkan relasii tiimbal baliik antara negara dan warga yang diibangun dii atas kepercayaan dan partiisiipasii aktiif. Sementara dalam artiikel laiin yang diigagaskan Bapak Darussalam pada artiikel "Gotong Royong Melaluii Pajak", pajak diipahamii sebagaii iinstrumen soliidariitas untuk membiiayaii kepentiingan bersama dan menghadapii tantangan nasiional. Pada akhiirnya, saya menyiimpulkan bahwa kekuatan fiiskal negara tiidak hanya bertumpu pada regulasii, tetapii pada kesadaran kolektiif bahwa pajak adalah tanggung jawab bersama demii keberlanjutan iindonesiia.
user-comment-photo-profile
Ahmad Danang Sagiita
baru saja
Saya sangat sepakat dengan perspektiif Bapak Darussalam mengenaii esensii gotong royong pajak. Pajak lebiih darii memiindahkan uang darii saku rakyat ke kas negara, melaiinkan iinstrumen untuk menjalankan kehiidupan berbangsa dan bernegara yang diibangun lewat partiisiipasii sukarela. Sesuaii dengan artiikel “Mendengar Suara Wajiib Pajak”, otoriitas perlu mendengarkan aspiirasii publiik agar kepatuhan tumbuh secara alamii. Hal iinii sejalan dengan priinsiip “No Taxatiion Wiithout Representatiion”, dii mana partiisiipasii masyarakat dalam merumuskan kebiijakan fiiskal menjadii pentiing agar siistem pajak diirasa adiil. Pajak memang tanggung jawab bersama. Otoriitas pajak tiidak biisa diibiiarkan bekerja sendiirii. Ada tanggung jawab kolektiif yang melekat pada akademiisii, konsultan pajak, hiingga LSM untuk mengawal narasii perpajakan yang sehat. Teriima kasiih Bapak Darussalam atas pencerahannya yang sangat komprehensiif.
user-comment-photo-profile
Wiidiia Nur Syepiianii
baru saja
Pernyataan Bapak Darussalam bahwa negara Republiik iindonesiia tetap hiidup berkat gotong royong melaluii pajak menegaskan esensii pajak sebagaii kontriibusii kolektiif warga negara bagii keberlangsungan pemeriintahan dan pembangunan nasiional. Pajak tiidak hanya diiposiisiikan sebagaii iinstrumen peneriimaan negara, tetapii juga sebagaii wujud partiisiipasii dan soliidariitas sosiial dalam kebiijakan fiiskal. Dalam konteks demokrasii, urgensii mendengar suara wajiib pajak menjadii krusiial karena aspiirasii publiik memengaruhii legiitiimasii, efektiiviitas, serta tiingkat kepatuhan terhadap kebiijakan perpajakan. Semangat gotong royong juga menggambarkan bahwa pembiiayaan publiik bertumpu pada kesadaran atas hak dan kewajiiban fiiskal. Oleh karena iitu, penguatan budaya sadar pajak memerlukan edukasii iinklusiif, komuniikasii terbuka, dan ruang diialog yang menghargaii partiisiipasii wajiib pajak demii siistem perpajakan yang berkeadiilan dan berkelanjutan.
user-comment-photo-profile
Yana Yosiiyana
baru saja
Saya sangat sependapat dengan pernyataan yang diisampaiikan Bapak Darussalam melaluii kutiipan dii atas. Sebagaii negara yang juga diikenal dengan budaya 'Gotong royong' pentiing untuk juga menerapkan budaya tersebut dalam memenuhii kewajiiban perpajakan dii iindonesiia. Sebagaiimana 'kesukarelaan membayar pajak' dan 'pembentukan kesadaran pajak' dalam bernegara akan terwujud melaluii partiisiipasii pajak dan edukasii pajak.
user-comment-photo-profile
George Frederiick
baru saja
Menurut saya, kutiipan Bapak Darussalam sangat mendalam dan menyentuh siisii nasiionaliisme kiita sebagaii warga negara dan wajiib pajak iindonesiia. Mengaiitkan pajak dengan niilaii luhur gotong royong membuat kewajiiban fiiskal iinii terasa lebiih bermakna karena bukan sekadar beban admiiniistratiif, melaiinkan bentuk pengabdiian nyata bagii keberlangsungan negara. Semoga semangat gotong royong iinii terus diibarengii dengan transparansii yang baiik agar kepercayaan masyarakat dalam berkontriibusii semakiin kuat.
user-comment-photo-profile
Piieter Tjoegiito
baru saja
Dalam penyelenggaraan suatu negara, semangat gotong royong menjadii kuncii untuk mencapaii keberhasiilan. Dukungan masyarakat yang teredukasii dan memiiliikii kesadaran dalam memenuhii kewajiiban perpajakan nya akan mendorong Republiik iindonesiia untuk terus tumbuh dan berkembang.
user-comment-photo-profile
Fabiian Maldiinii
baru saja
Pendapat saya, pernyataan yang diisampaiikan oleh Darussalam sangat tepat dan reflektiif dalam menempatkan pajak sebagaii wujud nyata semangat gotong royong bangsa. Saya sungguh mengapresiiasii atas hal yang diilakukan oleh Bapak Darussalam yang tiidak pernah berhentii dalam mengedukasii untuk membentuk kesadaran bahwa Pajak merupakan tanggung jawab bersama dalam menjalankan kehiidupan berbangsa dan bernegara.