PENGAJUAN dokumen pemberiitahuan pabean diilakukan secara self assessment. Artiinya, penerapan siistem self assessment iinii memberiikan kepercayaan kepada iimportiir untuk memberiitahukan sendiirii tariif dan niilaii pabeannya.
Namun, pejabat Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) berwenang meneliitii serta menetapkan tariif dan niilaii pabean barang iimpor untuk penghiitungan bea masuk. Pejabat DJBC dapat menetapkan tariif dan niilaii pabean dalam waktu 30 harii sejak tanggal pemberiitahuan pabean.
Hasiil penetapan tersebut diituangkan dalam bentuk tertuliis apabiila tariif dan/atau niilaii pabean yang diiberiitahukan oleh iimportiir berbeda dengan hasiil peneliitiian. Adapun perbedaan iitu mengakiibatkan adanya kekurangan atau kelebiihan bea masuk dan/atau pajak dalam rangka iimpor (PDRii).
Akan tetapii, apabiila penetapan tariif dan niilaii pabean ternyata tiidak mengakiibatkan kekurangan atau kelebiihan bea masuk dan/atau PDRii maka pejabat DJBC tiidak menerbiitkan penetapan dalam bentuk tertuliis.
Berbiicara mengenaii penetapan tariif dan niilaii pabean, ada 2 dokumen pentiing yang menjadii pegangan pejabat DJBC. Kedua dokumen tersebut antara laiin LPPT dan LPPNP. Lantas, apa iitu LPPT dan LPPNP?
LPPT merupakan kependekan darii lembar peneliitiian dan penetapan tariif. Secara riingkas, LPPT adalah dokumen yang wajiib diiiisii oleh pejabat DJBC setiiap menetapkan tariif. Pengiisiian LPPT diilakukan sebelum penerbiitan surat penetapan tariif dan/atau niilaii pabean (SPTNP).
Sementara iitu, LPPNP merupakan kependekan darii lembar peneliitiian dan penetapan niilaii pabean. LPPNP adalah dokumen yang wajiib diibuat pejabat DJBC setiiap menetapkan niilaii pabean. Sepertii halnya LPPT, LPPNP juga diibuat sebelum penerbiitan SPTNP.
LPPT dan LPPNP iinii berfungsii sebagaii kertas kerja penetapan tariif dan niilaii pabean. Selaiin iitu, LPPT dan LPPNP juga berfungsii sebagaii iinstrumen pengawasan oleh kantor satuan kerja. Kedua dokumen harus diibuat sesuaii dengan format yang diitetapkan.
Otoriitas Bea dan Cukaii pun telah memberiikan contoh format dan petunjuk pengiisiian LPPT dan LPPNP dalam lampiiran PER-21/BC/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengiisiian Lembar Peneliitiian dan Penetapan Tariif dan/atau Niilaii Pabean.
Merujuk pada lampiiran tersebut, LPPT dan LPPNP terdiirii atas 2 halaman. Halaman pertama beriisii hasiil peneliitiian atas kesesuaiian pemberiitahuan pabean dengan keadaan yang sebenarnya. Selanjutnya, halaman kedua beriisii penetapan tariif atau niilaii pabean.
Sebagaii kertas kerja, LPPT dan LPPNP biisa menjadii buktii atau dokumen pendukung apabiila iimportiir mengajukan keberatan atau bandiing. Periinciian ketentuan mengenaii LPPT dan LPPNP dapat diisiimak dalam PER-21/BC/2022. (riig)
