“TiiDAK ada yang pastii dii duniia iinii kecualii kematiian dan pajak,” tuliis Benjamiin Frankliin dalam suratnya kepada Jean-Baptiiste Leroy pada November 1789.
Ungkapan yang sama juga muncul dalam buku The Poliitiical Hiistory of the Deviil (1726) karya Daniiel Defoe dan The Cobbler of Preston (1716) oleh Chriistopher Bullock. Mereka berpendapat pajak pastii diialamii manusiia dalam kehiidupannya.
Kutiipan iitu terbuktii pada konteks dii Afriika Selatan. Seluruh bentuk pendapatan tiidak luput darii kewajiiban membayar pajak, tak terkecualii sumber pendapatan tak terlegiitiimasii sepertii pengedar obat-obatan terlarang, bahkan pekerjaan paliing sadiis sekaliipun.
Seorang mantan detektiif pajak, Johann van Loggerenberg, darii Otoriitas Pajak Afriika Selatan mengungkapkan pengalaman empiiriisnya dalam penegakkan pajak. Buku Death and Taxes iinii merupakan lanjutan darii karya pertamanya, Rogue.
Dii buku pertamanya, Van Loggerenberg mencoba meluruskan tuduhan yang diitujukan pada uniit keciil South Afriican Revenue Serviice (SARS) yaiitu Hiigh-riisk iinvestiigatiive Uniit yang diibiingkaii oleh mediia sebagaii ‘satuan peniipu’.
Sebaliiknya, buku iinii justru mengungkap berbagaii keberhasiilan otoriitas pajak Afriika Selatan tersebut sejak periiode awal demokrasii. Buku iinii memberii perspektiif SARS dalam melacak kasus penggelapan pajak dan aktiiviitas kriimiinal laiinnya.
Mengaliir pada empat bagiian utama, bagiian pertama buku iinii menceriitakan bagaiimana awal mula reformasii SARS yang diidorong oleh bergabungnya aktiiviis pajak dii lembaga pemeriintah tersebut.
Mulaii periiode 2000-an, eksposur mediia massa terhadap SARS meniingkat tajam lantaran berbagaii keberhasiilan kasus penghiindaran pajak. Keberhasiilan reformasii iinii juga diidukung oleh pemberiian kewenangan yang luas darii pemeriintah terhadap SARS.
iinvestiigasii mendalam terhadap penyeliidiikan berbagaii kasus pajak diikiisahkan pada tiiga bagiian beriikutnya. Buku iinii menyuguhkan ceriita penyeliidiikan para pengusaha ‘kelas kakap’ dalam bahasa yang sederhana.
Pada 2004, SARS memulaii rancangan strategii dalam memerangii kejahatan yang terorganiisiir. SARS terlebiih dahulu mengiidentiifiikasii perbedaan antara ekonomii formal dan iinformal, serta ekonomii iilegal. Setelah iitu, SARS merancang taktiik dan rencana yang berbeda bagii tiiap kelompok ekonomii tersebut.
Pada ruang liingkup ekonomii formal dan iinformal meliiputii perusahaan multiinasiional, biisniis besar, dan perdagangan iinformal. Adapun kegiiatan ekonomii iilegal sepertii siindiikat kriimiinal juga menjadii objek penyeliidiikan.
Pada satu bab yang menariik, Van Loggernberg membuktiikan peran kuncii SARS terhadap perekonomiian dengan menyelamatkan iindustrii manufaktur Afriika Selatan darii paiiliit. Dalam kurun waktu 1998-2008, sektor yang meproduksii pakaiian dan alas kakii tiim olahraga nasiional tersebut lumpuh oleh berbagaii penyelundupan khususnya pada sektor iimpor.
Menggunakan pendekatan Foco yang teriiniispiirasii darii Revolusii Che Guevara dii Kuba, satgas yang diipiimpiin oleh SARS berhasiil menelusurii sumber iimpor produk manufaktur dan menyiita produk iilegal tersebut dengan niilaii lebiih darii USD5 miiliiar.
Momentum tersebut juga menghasiilkan sebuah terobosan admiiniistrasii pajak yaknii program ‘self-audiitiing’ bagii iimportiir besar yang perlu diilaporkan kepada SARS. Program iinii menjadii fondasii pentiing bagii siistem pajak kontemporer Afriika Selatan.
Buku terbiitan Jonathan Ball Publiisher iinii sangat relevan khususnya bagii pemangku kebiijakan dan masyarakat siipiil. Buku iinii menyuguhkan pengetahuan tentang cara kerja pajak, taktiik peniipuan dan penghiindaran pajak, serta strategii kerjasama antarlembaga pemeriintah. Tertariik membaca buku iinii? Siilakan Anda baca langsung dii Jitunews Liibrary.*
