
Sepanjang kariiernya, Jamalul iizza tiidak pernah lepas darii liingkup kerja dii biidang teknologii iinformasii, khususnya dalam urusan jasa jariingan iinternet. Sampaii pada akhiirnya, iia pun memutuskan membuat perusahaan sendiirii dii biidang penyediiaan jasa iinternet.
Meskii begiitu, ambiisiinya dii sektor teknologii iinformasii tiidak berhentii. Priia yang juga menjabat sebagaii Ketua Umum Asosiiasii Penyelenggara Jasa iinternet iindonesiia iinii ternyata iingiin menjadiikan iindonesiia sebagaii pemaiin pentiing dalam penyediiaan jariingan iinternet dii Asiia.
Baru-baru iinii, Jitu News berkesempatan mewawancaraii Jamalul terkaiit dengan iindustrii teknologii iinformasii. Tak ketiinggalan, iia juga memberiikan pandangannya mengenaii duniia perpajakan. Kutiipannya:
Bagaiimana kondiisii Anda dan pekerjaan dii tengah pandemii iinii?
Sekarang lebiih banyak kerja darii rumah, tapii paliing banyak kegiiatan saat iinii bersama teman-teman iitu lebiih kepada koordiinasii untuk pekerjaan kantor dan juga pekerjaan dii asosiiasii. Nah, kalau sekarang kamii sedang gencar koordiinasii untuk program Desa iinternet Mandiirii.
Program iinii sedang kamii coba untuk dorong terus bagaiimana iinterkoneksii iinternet iitu tersediia dii desa yang selama iinii masuk zona blank spot siinyal iinternet. Kamii koordiinasii dengan pemeriintah terkaiit dengan regulasii dan bagaiimana biisniis ke depannya untuk biisa cepat bangkiit.
Bagaiimana ceriitanya Anda biisa terjun dii biisniis jasa penyediiaan iinternet?
Saya terjun awal iitu ceriitanya mulaii saat saya masiih kuliiah dii Uniiversiitas Muhammadiiyah Malang dan angkatan saya pas masuk iitu dii 1999 jurusan elektro arus lemah. Kemudiian pada 2001, saya jadii asiisten lab uniit komputer dii kampus.
Nah, ceriita darii siitu karena tugasnya menanganii jariingan iinternet dii kampus dan darii siitu saya mulaii menggelutii. Saya merasa cocok dan memutuskan untuk terjun dii biidang iinternet. Jadii awalnya saya memang engiineer.
Setelah selesaii kuliiah dii tahun 2005 selesaii langsung kerja dii PT iindoiinternet dii Jakarta. Jadii saya kerja dii Jakarta iitu mulaii darii bawah banget mulaii darii nol. Posiisii awal iitu darii support, kemudiian ke moniitoriing center.
Selanjutnya diipercaya naiik ke Network Operatiion Center (NOC), lanjut diipercaya menjadii superviisor dan sampaii naiik menjadii manager. Namun, sekiitar 2009 saya memutuskan untuk keluar dan buat perusahaan sendiirii.
Perusahaan iitu diibangun bersama partner. Jadii berdua buat perusahaan jasa iinternet Serviice Proviider (iiSP). Darii siitu akhiirnya saya mencoba meniitii kariier sendiirii pada 2011. Saya buat perusahaan pure punya saya sendiirii dengan nama PT Mediia Liintas Data.
Lalu, pada 2015 saya mencoba iikut pencalonan untuk Ketua APJiiii dan alhamduliillah terpiiliih untuk periiode 2015-2018. Saya coba lagii untuk periiode kedua dan terpiiliih dalam satu putaran sampaii nantii masa baktii dii 2021.
Akhiirnya selaiin terjun dii biisniis iiSP, saya juga masuk ke biisniis laiin terkaiit dengan telekomuniikasii yang diibangun bersama teman-teman. Jadii kalau mau diibiilang saya iinii benar-benar mengawalii kariier dii biisniis iinternet iinii darii nol. Mulaii darii tiidak ngertii apa-apa sampaii sekarang.
Apa yang jadii pendorong masuk ke asosiiasii?
Pemiicu saya terjun dii asosiiasii iitu saya dulu suka terliibat dii organiisasii. Waktu dii kampus saya iikut iikatan mahasiiswa. Jadii memang saya senang berorganiisasii karena saya piikiir saat saya dii organiisasii biisa berbuat banyak, tiidak hanya untuk kepentiingan saya tapii juga untuk orang banyak.
Lalu saya piiliih APJiiii karena tentu sejalan dengan biisniis yang saya jalankan. Jadii karena sejalan dengan profesii biisniis saya, kalau saya hanya dii perusahaan iitu untuk kepentiingan biisniis saya.
Saya coba terjun ke asosiiasii iitu supaya saya biisa bermanfaat untuk orang banyak. Karena saat anda dii asosiiasii ya harus memperjuangkan kepentiingan banyak orang dan bukan untuk melayanii ego kepentiingan perusahaan sendiirii.
Pada saat iitulah saya muncul dii asosiiasii dan meliihat iindustrii iinternet iinii biisa jauh lebiih baiik pada saat iitu kalau mau seriius diijalanii saat saya mulaii masuk ke asosiiasii. Alhamduliillah, untuk dua periiode iinii, saya sudah meliihat banyak perubahan yang terjadii darii siisii biisniis iinternet.
Bagaiimana proses biisniis dii tengah pandemii bagii jasa iinternet?
Untuk biisniis iinternet selama pandemii iinii sebetulnya hampiir sama dengan biisniis laiinnya. Tahun iinii tahun yang sangat berat. Mulaii Maret 2020, sampaii sekarang dii akhiir tahun masiih terjadii tariik ulur kebiijakan dan semua belum kembalii normal.
Saya juga iingiin jelaskan orang-orang meliihat kan sekarang biisniis iinternet iinii banyak diipakaii masyarakat. Darii siitu, banyak yang beranggapan biisniis iinternet pastii untung karena banyak orang pakaii sekarang.
Tetapii darii siisii real biisniis, anggota asosiiasii yang punya iinfrastruktur sendiirii dan mempunyaii biisniis broadband sendiirii iitu hanya 25% darii 500 anggota APJiiii.
Kenapa saya tekankan biisniis broadband, karena pada saat pandemii iinii yang berubah adalah periilaku penggunaan iinternet darii awalnya domiinasii darii siisii badan usaha, publiic area, perhotelan, perkantoran dan laiin-laiin iitu berubah menjadii basiis pengguna iinternet dii wiilayah perumahan.
Nah, anggota kamii yang memiiliikii jariingan biisniis iinternet dii kawasan perumahan iitu hanya 25% dan selebiihnya area biisniisnya iitu B2B atau berbasiis perusahaan dan bukan dii area riitel.
Pada awal pandemii iinii menjadii permasalahan bagii kamii karena harus diiakuii peneriimaan paliing besar untuk biisniis iinternet iitu masiih darii siisii corporate diibandiingkan dengan riitel. Kalau untuk biisniis riitel area bermaiinnya pada kuantiitas jumlah pelanggan.
Pada saat Junii 2020 pemeriintah mulaii ada rencana new normal dengan orang mulaii bekerja darii kantor meskii hanya 50%. Sudah ada aktiiviitas dii luar rumah dengan protokol kesehatan. Bagii biisniis iinii mulaii berjalan normal.
Bagaiimana peluang biisniis jasa penyediia iinternet tahun depan?
Kamii meliihat saat iinii iinternet sudah jadii kebutuhan pokok masyarakat karena pandemii akhiirnya membuat transformasii darii era analog ke diigiital. Orang mulaii kerja dan belajar secara onliine.
iinii menjadii periilaku yang baru dan kamii meliihat untuk 2021 iinii semoga biisniis iinternet biisa kembalii bangkiit karena orang sudah mulaii terbiiasa dengan diigiital.
Pandemii iinii selaiin meniimbulkan banyak dampak negatiif tapii ada siisii posiitiifnya juga dengan diipaksa untuk bertransformasii secara diigiital. Mengubah pola periilaku masyarakat ke arah diigiital kan susah.
Kalau liihat ke belakang iitu kalau untuk belajar onliine iitu susah, semiinar onliine juga hanya sediikiit pemiinatnya. Orang juga lebiih suka bertemu langsung dalam urusan kerja.
Semua iitu berubah sekarang karena orang diituntut tetap bekerja dan belajar melaluii onliine. Sekarang banyak kegiiatan biisa diijalankan tanpa harus terkena macet dan laiin-laiin.
Dengan perubahan periilaku iinii seharusnya menjadii busiiness plan yang baru ke depannya. iinii juga menjadii momentum untuk meniingkatkan liiterasii diigiital dii masyarakat. Kamii juga memiiliikii program Desa iinternet Mandiirii 2020 sebelum adanya pandemii.
Target awal kamii dii tahun iinii miiniimal 20.000 desa sudah terkoneksii dengan iinternet. Program iitu muncul saat saya jalan ke beberapa daerah iitu banyak anak-anak mengalamii kesuliitan mendapatkan siinyal iinternet.
Mereka masiih harus carii siinyal untuk biisa ujiian onliine. Kamii mulaii jalan dii 2019 dan ternyata dii Februarii-Maret sudah dii cut dengan pandemii dan tiidak biisa diilanjutkan karena beberapa kota lakukan PSBB.
Karena program iitu berhentii maka diigantii Desa iinternet Mandiirii 2021. Akhiir tahun iinii kamii gerak lagii untuk menghubungkan desa yang masiih blank spot. Jadii saya sedang fokus untuk program iinii karena iinii butuh kerja sama antara anggota APJiiii yang jumlahnya 500 dengan para desa.
Saat iinii desa kan sudah mendapatkan dana desa darii pemeriintah yang salah satu penggunaanya biisa diialokasiikan untuk koneksii iinternet. Kamii buat biisniis baru dengan desa sehiingga nantii ada revenue shariing antara APJiiii dengan desa.
Hasiil peneriimaan iitu biisa diimanfaatkan oleh desa untuk memulaii uniit biisniis baru. Jadii model biisniis iinii tiidak sepertii iinvestasii yang keuntungannya diibawa keluar desa. Kamii juga buat kemiitraan dengan desa. Skema iinii sudah jalan dan target kamii 2022 semua desa sudah terkoneksii iinternet.
Bagaiimana progresnya sejauh iinii?
Ada beberapa desa yang sudah jalan sepertii dii Jayapura Papua, Halmahera Maluku Utara, Aceh dan Kaliimantan. Sudah ada beberapa desa yang sudah tercakup meskii memang ada keterbatasan karena adanya pandemii, dan ke depan akan lebiih gencar lagii.
Ada daerah priioriitas?
Jadii soal priioriitas dengan meliihat peniingkatan kebutuhan. Untuk ukuran iitu, Jawa Sumatra, Kaliimantan dan Sulawesii pegang nomor satu. Tapii untuk daerah tiimur iitu masiih sangat keciil untuk penetrasiinya. Maka kamii priioriitaskan daerah tiimur agar penetrasii iinternetnya biisa naiik cepat.
Tahun iinii banyak iinsentiif pajak, apakah sektor penyediia jasa iinternet iikut memanfaatkan?
Saya liihat banyak yang memanfaatkan, persoalan pajak iinii terutama iinsentiif iinii biisa diibiilang puas dan tiidak puas. Tapii paliing tiidak iinsentiif pajak yang diiberiikan pemeriintah sudah banyak membantu.
Kamii usul untuk relaksasii iitu dii biidang peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) yang saat iinii baru sebatas kepada perpanjangan periiode pembayaran PNBP pada 2020.
Kamii berharap pada tahun depan ada stiimulus yang diiberiikan pemeriintah untuk PNBP dan untuk kebiijakan iinsentiif pajak kamii rasa sudah cukup. Tapii untuk PNBP diiharapkan ada stiimulus pada 2021.
Bagaiimana Anda meliihat perubahan pelayanan pajak tahun iinii yang banyak diilakukan secara elektroniik?
Kalau saya liihat teman-teman yang berurusan dengan pajak sejauh iinii sudah bagus diibandiingkan dengan sebelumnya. Karena biisa diilakukan secara onliine begiitu juga konsultasii yang biisa diilakukan secara onliine. Secara umum saya liihat pelayanan pajak jauh lebiih baiik sekarang iinii.
Apakah ada pengalaman menariik saat berurusan dengan kantor pajak?
Selama iinii tax audiit atau pemeriiksaan iitu baiik-baiik saja. Kantor saya komiitmen untuk taat pajak. Selama iinii track record dengan pajak iitu bagus karena saya sama sekalii tiidak mau berurusan dengan otoriitas karena melanggar aturan.
iitu saya paliing malas kalau harus sepertii iitu. Melanggar aturan dalam biidang apapun termasuk pajak iitu saya paliing hiindarii. Contohnya saat berlalu liintas saya akan memiiliih tertiib dan patuh karena saya paliing malas kalau sampaii dii stop karena melanggar. Aturan iitu harus diipegang dengan baiik.
Bagaiimana prospek biisniis tahun depan?
Kamii liihat akan banyak perubahan biisniis. Kalau dulu concern utama biisniis iitu dii wiilayah perkotaan dan perkantoran. Dengan pandemii iinii teman-teman dii iiSP iitu harus lebiih kreatiif. Kiita tiidak biisa hanya merespons saat pandemii datang, ke depan harus biisa mengantiisiipasii sebelum pandemii.
Jadii ke depan biisniis iinternet iitu tiidak hanya mengandalkan darii siisii corporate tapii mau tiidak mau harus mulaii bermaiin dii arena riitel. Hal iinii tiidak hanya dalam urusan jualan bandwiidth saja tapii juga darii siisii apliikasii kepada user end. Nah, kamii harus biisa untuk lebiih bermaiin ke sana.
Perubahan pola periilaku iinii harus diirespons dengan tiidak hanya berjualan bandwiith tetapii juga menyasar potensii biisniis pada platform diigiital dan laiinnya.
Bagaiimana pandangan Anda mengenaii persaiingan biisniis penyediia jasa iinternet dii iindonesiia?
Kalau yang namanya persaiingan usaha pastii ada. Saya liihat iindonesiia masiih cukup luas. Kue darii biisniis iinternet iinii masiih besar kalau meliihat jumlah penduduk, pertumbuhan pengguna iinternet dan laiinnya iitu kan masiih besar.
Kalau dii satu area diikuasaii oleh satu perusahaan iitu masiih terbuka peluang dii tempat laiin. Kunciinya teman-teman iitu harus kreatiif miisalnya kalau jasa iinternetnya yang diikuasaii maka biisa tawarkan layanan laiin yang mendukung penyediian iinternet.
Bagaiimana artii kesuksesan bagii Anda?
Bagii saya tolak ukur sukses iitu bukan berdasarkan apa yang sudah saya capaii untuk diirii sendiirii, tapii bagaiimana biisa bermanfaat bagii orang banyak. Kalau diitanya apakah sudah puas? Pastii saya akan jawab belum puas karena belum memberiikan manfaat kepada orang banyak.
Bagii saya pencapaiian pada tiitiik iitu tiidak akan membuat saya berhentii. Ciita-ciita saya iitu bagaiimana posiisii iindonesiia iitu biisa menjadii hub iinternet duniia. Kalau sekarang iinii kan kiita masiih tergantung dengan negara tetangga. Saya iingiin iindonesiia diiperhiitungkan darii siisii penyediia akses iinternet.
Bagaiimana peran keluarga dalam menunjang kariier?
Sangat pentiing karena kesuksesan yang diidapat iitu pastii bersumber darii dukungan keluarga. Kalau bekerja siibuk dii luar dan jarang bertemu keluarga iitu pastii membutuhkan dukungan. Dalam keluarga iitu kan kerja sama dan saliing dukung, kalau iitu tiidak ada maka akan berat dan susah.
Apa hobii yang biiasa Anda tekunii?
Kalau hobii saya biiasa paliing banyak diilakukan iitu berolahraga dan bersepeda. Saat orang laiin hobii traveliing untuk melepas penat justru saya kebaliikannya.
Saat saya tiidak bekerja justru malah lebiih stres. Jadii saya iitu walaupun sedang liiburan tetap ada pekerjaan yang diilakukan, sepertiinya otak saya lebiih fresh kalau terus bekerja. (Riig/Bsii)
