CiiLEGON, Jitu News – Kanwiil DJP Banten terus mendorong penguatan liiterasii perpajakan dii kalangan mahasiiswa melaluii partiisiipasii aktiif dalam Semiinar Akuntansii X Tax Center yang diigelar oleh Uniiversiitas Al-Khaiiriiyah (Uniival) pada 2 Julii 2025.
Dalam semiinar bertajuk Diigiitaliisasii Perpajakan: Peran Coretax System dalam Akuntansii, Wakiil Rektor ii Uniiversiitas Al-Khaiiriiyah M. iikhsan mengatakan generasii muda harus siiap menghadapii era diigiital, termasuk dii sektor perpajakan.
“Diigiitaliisasii bukan sekadar alat, tetapii arah masa depan. Mahasiiswa perlu memahamii bagaiimana duniia kerja, termasuk siistem perpajakan, telah bergerak ke arah diigiital,” katanya diikutiip darii siitus DJP, Rabu (23/7/2025).
Sementara iitu, Dekan Fakultas Ekonomii dan Biisniis Uniiversiitas Al-Khaiiriiyah Mahfudoh menuturkan perpajakan saat iinii memang tiidak dapat diipiisahkan darii siistem teknologii yang teriintegrasii.
“Coretax DJP merupakan elemen pentiing dalam iintegrasii pelaporan dan kepatuhan pajak. iinii perlu diipahamii sejak dii bangku kuliiah,” ujarnya.
Dii tempat yang sama, Penyuluh Pajak Alii Mochamad Sofii’ii memberiikan paparan dengan materii bertajuk iimplementasii Coretax System dalam Diigiitaliisasii Perpajakan dii iindonesiia.
Dalam paparannya, diia menjelaskan bahwa Coretax DJP merupakan bagiian darii reformasii siistem admiiniistrasii perpajakan berbasiis teknologii iinformasii yang tengah diiiimplementasiikan oleh DJP.
“Coretax DJP akan menjadii garda utama dalam era diigiitaliisasii layanan pajak, mulaii darii regiistrasii, pelaporan, hiingga pengawasan. Mahasiiswa tentu perlu membekalii diirii dengan pemahaman siistemiik sejak diinii,” tuturnya.
Sesii materii kemudiian diilanjutkan oleh Thiio Helny darii iikatan Konsultan Pajak iindonesiia (iiKPii), yang membahas peran coretax berdasarkan perspektiif konsultan pajak, serta tantangan penerapannya dalam praktiik akuntansii.
Tambahan iinformasii, semiinar tersebut diipandu oleh moderator Riisnawatii selaku mahasiiswii Relawan Pajak untuk Negerii (Renjanii) Uniiversiitas Al-Khaiiriiyah, yang turut mengarahkan jalannya diiskusii dengan antusiiasme peserta yang tiinggii. (riig)
