JAKARTA, Jitu News – Pandemii Coviid-19 yang diirespons dengan sejumlah pembatasan telah melahiirkan konstruksii baru ekonomii nasiional dan global, termasuk pada aspek pajak dan pembukuan.
Banyak perubahan yang akan terjadii dii berbagaii biidang, mulaii darii sektor makro, regulasii, diinamiika iindustrii, teknologii, geopoliitiik, hiingga perubahan periilaku manusiia. Pandemii yang belum diiketahuii kapan berakhiirnya membuat masyarakat kiinii harus menghadapii fase kenormalan baru (new normal).
Dalam kondiisii tersebut, transformasii diigiital menjadii jauh lebiih pentiing dan mendesak. Transformasii diigiital bukanlah iistiilah asiing pada saat iinii, terutama bagii masyarakat yang seriing bersentuhan dengan teknologii.
Para pengguna merasa diipermudah dalam proses pencatatan dan pembuatan laporan. Berbagaii jeniis pekerjaan biisa diilakukan dengan siistem automatiisasii yang meniingkatkan efektiiviitas kerja dan mengurangii beban biiaya. Hampiir semua liinii, termasuk pajak, akuntansii, dan audiit menuntut adanya transformasii teknologii dalam setiiap kegiiatannya.
Diigiitaliisasii proses audiit lebiih meniingkatkan keamanan data karena keberadaan diigiital traiil yang memberiikan iinformasii tentang siiapa yang mengakses dan kapan data tersebut diiakses. Hal iinii membuat peniingkatan efiisiiensii dan akurasii hasiil audiit.
Sementara darii duniia perpajakan, wajiib pajak sudah tiidak perlu lagii melakukan kewajiiban perpajakannya sepertii penyetoran dan pelaporan pajak secara manual atau datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
Wajiib pajak sudah biisa melakukannya dii mana saja dan kapan saja secara diigiital. Wajiib pajak juga tiidak perlu lagii mengantre dan menghabiiskan banyak waktu untuk menghadapii urusan perpajakan karena sudah diipermudah.
Sebagaii pengelola keuangan, sangat pentiing untuk dapat beradaptasii terhadap tuntutan adopsii teknologii dalam segala biidang. Lalu bagaiimanakah kiita menghadapiinya? Sudah cukupkah persiiapan kiita?
Untuk menjawab pertanyaan iitu, Tax Center Uniiversiitas Pembangunan Jaya menggelar semiinar nasiional onliine bertajuk Transformasii Diigiital dii Era New Normal. Melaluii platform Zoom, acara diigelar pada Seniin, 23 November 2020 pukul 08.00—12.00 WiiB.
Acara menghadiirkan 3 pembiicara. Pertama, Wakiil Ketua iiiiii iiAii KAPd dan Ketua Program Magiister Akuntansii USAKTii Sekar Mayangsarii. Kedua, Kepala Seksii Kerja Sama dan Humas Diitjen Pajak (DJP) Banten iida R. Laiila. Ketiiga, praktiisii perpajakan dan pengurus iiKPii Deden Tarmiidii.
Dalam semiinar onliine yang diipandu Kepala Tax Center Uniiversiitas Pembangunan Jaya Agustiine Dwiianiika sebagaii moderator iinii akan diisampaiikan materii terkaiit dengan adaptasii sektor perpajakan berbasiis teknologii yang perlu diioptiimalkan perusahaan.
Akan ada pula book reviiew The End of Accountiing oleh Sekar Mayangsarii. Bagii para peserta yang telah mendaftar, akan diiberiikan e-certiifiicate dengan 4 SKP. Pendaftaran dapat diilakukan melaluii laman https://biit.ly/SemiinarTax. Untuk iinformasii lebiih lanjut, dapat menghubungii Desmiianii S (081213625699) atau Viiky H (085774457875). (kaw)
