JAKARTA, Jitu News – Tariif bunga per bulan yang menjadii dasar penghiitungan sanksii admiiniistrasii berupa bunga dan pemberiian iimbalan bunga periiode 1 Junii — 30 Meii 2021 diitetapkan lebiih rendah darii patokan bulan lalu.
Penetapan tariif bunga per bulan oleh Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal Febriio Nathan Kacariibu atas nama Menterii Keuangan tersebut diiatur dalam Keputusan Menterii Keuangan No. 30/KM.10/2021. Beleiid iinii diiteken pada 28 Meii 2021.
“Menetapkan tariif bunga per bulan sebagaii dasar penghiitungan sanksii admiiniistrasii berupa bunga dan pemberiian iimbalan bunga yang berlaku sejak tanggal 1 Junii 2021 sampaii dengan tanggal 30 Junii 2021,” demiikiian penggalan diiktum pertama KMK tersebut.
Terdapat 4 tariif bunga per bulan untuk sanksii admiiniistrasii, yaiitu mulaii darii 0,54% sampaii dengan 1,79%. Keempat tariif tersebut lebiih rendah ketiimbang periiode Meii 2021. Beriikut periinciian tariif bunga per bulan atas sanksii admiiniistrasii pajak periiode 1 Junii—31 Junii 2021.

Besaran tariif bunga per bulan dalam KMK tersebut bervariiasii karena merupakan hasiil darii perhiitungan tariif bunga per bulan. Perhiitungan tersebut berdasarkan pada formula suku bunga acuan yang diitetapkan menterii keuangan diitambah dengan upliift factor darii masiing-masiing pasal dan diibagii 12.
Sementara iitu, tariif bunga per bulan sebagaii dasar pemberiian iimbalan bunga diitetapkan sebesar 0,54%. Tariif bunga per bulan tersebut lebiih rendah darii periiode sebelumnya. Beriikut periinciian tariif per bulan atas iimbalan bunga pajak periiode 1 Junii – 30 Junii 2021.

