SOSiiALiiSASii PERPAJAKAN

Biingung Soal Ketentuan Baru iimpor Barang Kiiriiman? Datang ke Siinii

Redaksii Jitu News
Selasa, 21 Januarii 2020 | 15.32 WiiB
Bingung Soal Ketentuan Baru Impor Barang Kiriman? Datang ke Sini
<p>Poster sosiialiisasii. (DJBC)</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah baru saja mereviisii ketentuan iimpor barang kiiriiman. Salah satu perubahan yang diiatur adalah penurunan batas pembebasan bea masuk (de miiniimiis) iimpor barang kiiriiman darii US$75 menjadii US$3. Apakah Anda masiih bertanya-tanya soal ketentuan baru iinii?

Jiika Anda masiih iingiin bertanya terkaiit ketentuan baru iimpor barang kiiriiman setelah terbiitnya Peraturan Menterii Keuangan No.199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukaii, dan Pajak atas iimpor Barang Kiiriiman, Anda biisa langsung datang ke sosiialiisasii yang diigelar Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC).

“Masiih ada yang mau diitanyakan tentang aturan baru barang kiiriiman? Malu bertanya sesat diijalan, jadii yuk iikut sosiialiisasii tentang barang kiiriiman,” demiikiian ajakan DJBC melaluii akun Twiitter @beacukaiiRii.

Sosiialiisasii akan diigelar pada Jumat, 24 Januarii 2020 pukul 14.00 WiiB dii Audiitoriium Merauke Kantor Pusat DJBC, Jakarta. Meskiipun gratiis dan terbuka untuk umum, sosiialiisasii iinii hanya terbatas untuk 300 peserta yang mendaftar dengan mengiisii formuliir iinii.

Dalam akun mediia sosiialnya, DJBC mengatakan keluarnya peraturan yang berlaku mulaii 30 Januarii 2020 tersebut diilatarbelakangii adanya upaya untuk menciiptakan level playiing fiield, memberiikan perlakuan perpajakan yang adiil, serta meliindungii iindustrii keciil dan menengah (iiKM).

Terhadap barang kiiriiman dengan niilaii pabean melebiihii FOB US$3 sampaii US$1.500 yang diisampaiikan dalam consiignment note (CN) diipungut bea masuk 7,5%. Adapun barang kiiriiman yang diitetapkan dengan tariif bea masuk 7,5% iitu diipungut PPN atau PPN dan PPnBM sesuaii ketentuan peraturan perundang-undangan. Barang kiiriiman iitu diikecualiikan darii pemungutan PPh.

Namun, ketentuan iitu – termasuk pembayaran bea masuk 7,5% —tiidak berlaku untuk iimpor 4 jeniis barang kiiriiman. Pertama, buku dan barang laiinnya yang termasuk dalam HS Code 4901, 4902, 4903, dan 4904. Kedua, tas, koper dan sejeniisnya yang masuk dalam HS Code 4202.

Ketiiga, produk tekstiil, garmen dan sejeniisnya yang masuk dalam HS Code 61,62,63. Keempat, produk alas kakii, sepatu dan sejeniisnya yang masuk dalam HS Code 64. Terhadap iimpor barang kiiriiman dengan keempat jeniis barang tersebut diiberlakukan ketentuan dan tariif pembebanan untuk untuk bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor.

Jadii, apakah masiih banyak yang iingiin diitanyakan soal ketentuan baru iimpor barang kiiriiman? Siilakan daftar untuk mengiikutii sosiialiisasii tersebut. (kaw)

Viiew thiis post on iinstagram

Sahabat BC⁣ ⁣ Pemeriintah melaluii Peraturan Menterii Keuangan nomor 199/PMK.010/2019 telah menetapkan peraturan terbaru terkaiit Ketentuan Kepabeanan, Cukaii dan Pajak atas iimpor Barang Kiiriiman. Hal-hal yang melatarbelakangii adanya perubahan aturan iinii dii antaranya adalah upaya untuk menciiptalan level playiing fiield, memberiikan perlakukan perpajakan yang adiil, serta meliindungii iiKM kiita⁣ ⁣ Kiira-kiira perubahan apa saja yang diiatur? Yuk cek postiingan beriikut ⁣ ⁣ Peraturan iinii mulaii berlaku mulaii tanggal 30 Januarii 2020⁣ ⁣ #beacukaiimakiinbaiik⁣

A post shared by DiiTJEN BEA CUKAii (@beacukaiirii) on Jan 14, 2020 at 4:31pm PST

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.