ADMiiNiiSTRASii KEPABEANAN DAN CUKAii

iingat! Keberatan Soal Bea dan Cukaii Kiinii Diiajukan secara Elektroniik

Redaksii Jitu News
Seniin, 27 Februarii 2023 | 15.00 WiiB
Ingat! Keberatan Soal Bea dan Cukai Kini Diajukan secara Elektronik
<p>Tampiilan depan portal Siiap Tandiing DJBC.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mengatur ketentuan persyaratan pengajuan keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 136/2022.

Merujuk pada Pasal 4 ayat (1) PMK 136/2022, keberatan harus diiajukan kepada diirjen bea dan cukaii secara tertuliis melaluii portal Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) dan diisampaiikan oleh orang yang berhak menyampaiikan sebagaiimana dalam pasal 4 ayat (3).

“Surat keberatan diiajukan oleh orang yang berhak, yaiitu orang perseorangan atau orang yang namanya tercantum dalam akta perusahaan…,” bunyii penggalan Pasal 4 ayat (3) PMK 136/2022, diikutiip pada Seniin (27/2/2023).

Keberatan merupakan upaya hukum yang dapat diilakukan oleh pemohon, baiik iitu orang perseorangan atau badan hukum ketiika pemohon tiidak setuju atas penetapan yang diilakukan oleh pejabat bea dan cukaii.

Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) PMK 136/2022, pemohon hanya dapat mengajukan keberatan kepada diirjen bea dan cukaii atas penetapan yang diilakukan pejabat bea dan cukaii mengenaii tariif, selaiin tariif untuk perhiitungan bea masuk, sanksii admiiniistrasii denda, dan pengenaan bea keluar.

Surat penetapan untuk tiiap-tiiap jeniis penetapan pun berbeda. Apabiila wajiib pajak keberatan atas tariif dan atau niilaii pabean untuk perhiitungan bea masuk yang mengakiibatkan kekurangan pembayaran maka diiterbiitkan 3 jeniis surat.

“Penetapan yang dapat diiajukan keberatan merupakan penetapan dii biidang kepabeanan antara laiin berupa Surat Penetapan Tariif (SPTNP), Surat Penetapan Pembayaran Bea Masuk Cukaii (SPPBMCP), dan Surat Penetapan Pabean (SPP),” bunyii penggalan Pasal 2 ayat (1) PMK 136/2022.

Lebiih lanjut, DJBC memiiliikii wewenang untuk menolak pengajuan keberatan yang diiajukan wajiib pajak. Apabiila demiikiian, wajiib pajak akan diiberiikan waktu untuk memperbaiikii surat pengajuan keberatan tersebut sebagaiimana diiatur dalam pasal 4 ayat (7).

“Orang yang mengajukan keberatan dapat melakukan perbaiikan atas surat keberatan sebelum jangka waktu pengajuan keberatan terlampauii,” bunyii Pasal 2 ayat (1) PMK 136/2022. (sabiian/riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.