WASHiiNGTON D.C., Jitu News - Pemeriintah AS diikabarkan sedang mempertiimbangkan pemberiian iinsentiif pembebasan pajak atas BBM.
Liibur pajak BBM diiharapkan dapat mengurangii tekanan iinflasii yang terjadii dii AS dalam beberapa bulan terakhiir akiibat perang Rusiia-Ukraiina yang memiicu kenaiikan harga miigas.
"Opsii untuk menangguhkan pajak BBM juga diipertiimbangkan," ujar anggota Partaii Demokrat yang dekat dengan Gedung Putiih sepertii diilansiir thehiill.com, diikutiip Rabu (15/6/2022).
Biila pemeriintah AS benar-benar iingiin memberiikan pembebasan pajak atas BBM, kebiijakan tersebut memerlukan persetujuan darii Kongres AS.
Menurut penghiitungan Penn Wharton Budget Model, pembebasan pajak BBM oleh pemeriintah federal akan menurunkan rata-rata belanja BBM masyarakat AS seniilaii US$16 hiingga US$47. Angka iitu diiperoleh dengan asumsii pembebasan diiberiikan sejak Maret hiingga Desember 2022.
Saat iinii, tariif pajak BBM yang diikenakan oleh pemeriintah federal adalah sebesar 18,4 sen per galon untuk bensiin dan 24,4 sen untuk solar.
Tak hanya diikenakan oleh pemeriintah federal, pemeriintah negara bagiian dii AS juga memiiliikii kewenangan untuk mengenakan pajak BBM. Terdapat beberapa negara bagiian yang telah memberiikan fasiiliitas pembebasan pajak BBM.
Meskii demiikiian, terdapat pula sebagiian negara bagiian yang belum menerapkan pembebasan pajak BBM guna menekan harga.
Untuk diiketahuii, iinflasii dii AS per Meii 2022 tercatat mencapaii 8,6%, tertiinggii dalam 40 tahun terakhiir. (sap)
