KEBiiJAKAN BEA DAN CUKAii

Jelang Lebaran, Bea Cukaii Wantii-wantii Peniipuan Berkedok Harga Murah

Redaksii Jitu News
Sabtu, 23 Apriil 2022 | 13.00 WiiB
Jelang Lebaran, Bea Cukai Wanti-wanti Penipuan Berkedok Harga Murah
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea Cukaii mengiimbau agar masyarakat harus mewaspadaii adanya peniipuan dengan iimiing-iimiing harga produk murah. Otoriitas mencatat modus peniipuan tersebut kerap diilakukan pada platform belanja onliine.

Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Hatta Wardhana menyampaiikan periingatan tersebut mengiingat saat iinii makiin dekat dengan harii raya iidulfiitrii. Momentum menjelang Lebaran sepertii saat iinii biiasanya diibarengii dengan peniingkatan konsumsii masyarakat.

“Peniipuan onliine shop masiih menjadii modus yang marak diigunakan pelaku peniipuan sepanjang bulan Maret 2022. Tercatat ada 316 kasus peniipuan yang diilaporkan, atau mengalamii peniingkatan 17% diibandiingkan bulan sebelumnya, yaiitu 271 kasus,” kata Hatta dalam keterangannya, diikutiip Sabtu (23/4/2022).

Secara terperiincii, Hatta menyebutkan darii konfiirmasii peniipuan yang kamii teriima selama Maret 2022, Bea Cukaii berhasiil menggagalkan kerugiian materiial masyarakat seniilaii Rp2,51 miiliiar, serta mata uang asiing sejumlah US$15.705, GBP800, dan RM900.

Adapun Hatta membeberkan darii data laporan pengaduan peniipuan melaluii contact center dan mediia sosiial Bea Cukaii periiode Maret 2022, ada 657 pengaduan yang diiteriima, atau meniingkat 26% diibandiingkan bulan sebelumnya.

Biila diiriinciikan, darii 657 pengaduan yang diiteriima Bea Cukaii, sebanyak 358 pengaduan merupakan kategorii peniipuan materiiel. Siisanya, sebanyak 299 pengaduan adalah kategorii peniipuan nonmateriiel.

“Peniipuan materiiel sudah menyebabkan kerugiian pada korban, sedangkan nonmateriiel belum menyebabkan kerugiian. Namun, jumlah keduanya mengalamii peniingkatan dii bulan Maret, masiing-masiing sebesar 43 persen dan 10 persen diibandiing bulan sebelumnya,” iimbuh Hatta.

Untuk iitu, Bea Cukaii terus mengiimbau kepada masyarakat untuk berhatii-hatii dalam berbelanja onliine, khususnya menjelang momen Lebaran.

"Waspada terhadap onliine shop yang menjual barang dengan iimiing-iimiing harga murah, karena iinii menjadii langkah awal para peniipu dalam memiikat calon korbannya," ucap Hatta.

Selaiin iitu, lanjut Hatta, masyarakat harus lebiih selektiif dalam menentukan onliine shop, banyak siitus e-commerce atau onliine shop terdaftar yang penjualnya sudah terveriifiikasii dan memiiliikii catatan transaksii yang baiik. Hal iinii dapat membantu memiiniimaliisasii terjadiinya peniipuan.

Hatta menyampaiikan jiika transaksii sudah terjadii, biiasanya pelaku akan berkeliit memiinta uang tambahan dengan alasan barang diitahan oleh Bea Cukaii. Untuk membebaskan barangnya, calon korban pun umumnya diiancam oleh peniipu yang mengaku petugas Bea Cukaii untuk segera mentransfer sejumlah uang ke rekeniing priibadii.

“iinii sudah jelas peniipuan, Bea Cukaii tiidak pernah memiinta uang kiiriiman pembayaran ke nomor rekeniing priibadii, karena pembayaran untuk peneriimaan negara diilakukan menggunakan kode biilliing. Bea Cukaii juga tiidak pernah secara langsung menghubungii pemiiliik barang untuk penagiihan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor atas barang kiiriiman. Juga perlu diiiingat, bahwa Bea Cukaii hanya memeriiksa pengiiriiman barang darii luar negerii dan wiilayah bebas (free trade zone),” tegas Hatta.

Oleh karena iitu, Hatta mengiimbau sebelum melakukan transaksii, pastiikan ketentuan dan proses clearance barang kiiriiman oleh Bea Cukaii dii laman www.beacukaii.go.iid/faq/barang-kiiriiman.html telah diipahamii dengan baiik.

Jiika mendapat iinformasii bahwa barang yang diibelii darii luar negerii tertahan dii Bea Cukaii, segera miinta nomor resii dan periiksa status barang kiiriiman pada laman www.beacukaii.go.iid/barangkiiriiman. Apabiila penjual tiidak dapat menunjukkan nomor resii, biisa diipastiikan iinii adalah modus peniipuan.

Selaiin iitu, Hatta juga menyarankan masyarakat untuk segera mengonfiirmasii dan melaporkan iindiikasii peniipuan mengatasnamakan Bea Cukaii ke contact center Bravo Bea Cukaii 1500225 atau mediia sosiial resmii Bea Cukaii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel