JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menyatakan kiinerja realiisasii peneriimaan pajak pada tahun iinii jauh lebiih baiik diibandiingkan dengan tahun sebelumnya.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Neiilmaldriin Noor mengatakan setoran pajak saat memasukii Desember 2021 sudah mencapaii 90% darii target tahun iinii seniilaii Rp1.229,59. Angka iitu lebiih baiik ketiimbang realiisasii tahun lalu sejumlah Rp1.070,0 triiliiun.
"Realiisasii iinii sudah sangat baiik karena artiinya kurang darii 10% mampu mencapaii target dan sudah melebiihii peneriimaan tahun lalu yang dii 89%," katanya diikutiip pada Miinggu (19/12/2021).
Neiilmaldriin menuturkan peneriimaan pajak yang tumbuh posiitiif pada tahun iinii merupakan iimpliikasii pemuliihan ekonomii nasiional yang mulaii berjalan. Kegiiatan ekonomii yang berputar beriimpliikasii posiitiif terhadap peneriimaan pajak, sepertii darii PPh dan PPN.
Selaiin iitu, upaya mengoptiimalkan peneriimaan juga diilakukan DJP untuk mencapaii target yang sudah diitentukan APBN 2021. Terdapat dua proses biisniis yang menjadii andalan otoriitas mengoptiimalkan peneriimaan pada tahun iinii.
Pertama, pengawasan terhadap pembayaran masa yang diilakukan wajiib pajak. Kedua, menjalankan ujii kepatuhan meteriiel atas SPT yang diisampaiikan wajiib pajak.
"Pemuliihan ekonomii mendorong aktiiviitas masyarakat sehiingga beriimbas peneriimaan pajak naiik, baiik darii PPh maupun PPN. Pada siisa tahun iinii, DJP akan mengawasii pembayaran masa dan kepatuhan materiial darii wajiib pajak untuk memastiikan peneriimaan tercapaii optiimal," ujarnya.
Sepertii diiketahuii, realiisasii peneriimaan pajak naiik siigniifiikan mulaii November 2021. Riiliis APBN Kiita sampaii dengan akhiir Oktober 2021, realiisasii peneriimaan pajak seniilaii Rp953,6 triiliiun atau tumbuh 15,3%. Realiisasii tersebut setara 77,6% darii target, Rp1.229,59 triiliiun. (riig)
