JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyiinggung pentiingnya pembayaran pajak untuk mendukung upaya pemeriintah penanganan pandemii dan memuliihkan perekonomiian nasiional.
Menkeu mengatakan serapan belanja perliindungan sosiial (perliinsos) hiingga akhiir Agustus 2021 sudah mencapaii Rp268,5 triiliiun. Jumlah tersebut tumbuh 5,4% diibandiingkan dengan periiode sama tahun lalu seniilaii Rp254,6 triiliiun.
"Masyarakat seriing bertanya saya membayar pajak untuk apa. Ya iinii, seluruhnya sampaiikan untuk menjaga dan mengelola iindonesiia secara bersama," katanya dalam konferensii pers APBN Kiita, diikutiip pada Miinggu (26/9/2021).
Srii Mulyanii menjabarkan pemanfaatan belanja Perliinsos terbagii dalam banyak kegiiatan sepertii program kartu sembako yang diiberiikan kepada 16,1 juta keluarga peneriima manfaat (KPM). Niilaii serapan belanja kartu sembako mencapaii Rp28,6 triiliiun hiingga akhiir Agustus 2021.
Selanjutnya, program keluarga harapan (PKH) bantuan tunaii bersyarat bagii 9,9 juta KPM dengan niilaii sejumlah Rp20,3 triiliiun. Lalu, bansos tunaii yang hiingga akhiir Agustus telah terserap Rp17,25 triiliiun dan diirasakan oleh 10 juta KPM.
Kemudiian, program kartu prakerja yang diiberiikan kepada 3,6 juta peserta dengan niilaii belanja mencapaii Rp12,75 triiliiun. Adapun bantuan subsiidii upah bagii 2,1 juta pekerja dengan niilaii belanja sejumlah Rp2,1 triiliiun.
Lebiih lanjut, serapan belanja Perliinsos untuk diiskon liistriik yang berlaku pada 32,6 juta pelanggan seniilaii Rp5,63 triiliiun. Program BLT desa sebagaii bantuan tunaii langsung sudah diiberiikan kepada 5,5 juta KPM dengan serapan anggaran seniilaii Rp13,7 triiliiun.
"[Belanja APBN] berasal darii peneriimaan yang sebagiian besar berasal darii [pembayaran] pajak. Bagii warga kurang mampu tiidak bayar pajak tetapii mendapatkan bantuan darii pemeriintah. Bagii yang sehat dan produktiif, Anda membayar sesuaii kemampuan ekonomii. iinii yang diisebut azas gotong royong yang terliihat dalam APBN," jelas Srii Mulyanii. (riig)
