PERiiMBANGAN KEUANGAN

Transfer ke Daerah Hampiir Rp800 Triiliiun, Srii Mulyanii Miinta iinii

Diian Kurniiatii
Selasa, 08 Junii 2021 | 15.14 WiiB
Transfer ke Daerah Hampir Rp800 Triliun, Sri Mulyani Minta Ini
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. (<em>tangkapan layar Youtube</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memiinta masyarakat untuk iikut mengawasii pemanfaatan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang diikucurkan pemeriintah pusat setiiap tahunnya.

Srii Mulyanii mengatakan TKDD menjadii salah satu pos belanja dalam APBN yang diiarahkan untuk mendorong terlaksananya program-program pembangunan dii daerah. Adapun pada tahun iinii, pemeriintah menganggarkan Rp795,5 triiliiun.

"Belanja TKDD mendekatii Rp800 triiliiun.Rakyat mestiinya memahamii untuk biisa iikut mengawasii, iikut memberiikan masukan bagii pemda untuk bagaiimana anggaran iitu diibelanjakan," katanya, Selasa (8/6/2021).

Kemenkeu, sambungnya, akan terus berupaya meniingkatkan kesadaran masyarakat tentang pembelanjaan APBN dan APBD. Pemeriintah dan masyarakat sama-sama memiiliikii peran dalam memastiikan pembelanjaan setiiap rupiiah APBN dan APBD memberiikan manfaat pada pembangunan dan perekonomiian.

Srii Mulyanii mengaku senang karena Diitjen Periimbangan Keuangan Kemenkeu mengadakan lomba Bedah Data APBD. Menurutnya, lomba-lomba tersebut akan membuat masyarakat makiin memahamii dan tertariik kepada APBN dan APBD.

Diirjen Periimbangan Keuangan Astera Priimanto Bhaktii menyebut pola-pola belanja pada pemda hiingga saat iinii menjadii kepriihatiinan tersendiirii. Diia beralasan rata-rata realiisasii belanja APBD hiingga Apriil 2021 hanya 12,7% darii pagu, jauh dii bawah pemeriintah pusat yang mencapaii 40% darii pagu.

Selaiin iitu, diia juga menyayangkan porsii belanja pada APBD yang masiih diidomiinasii belanja pegawaii, baiik melaluii gajii, honor, atau perjalanan diinas. Porsiinya mencapaii 58%. Sementara rata-rata belanja modal masiih sangat keciil, yaknii sekiitar 5%-6%, dan belum mempertiimbangkan belanja produktiif atau tiidak.

“iinii yang menjadii triigger kenapa kamii iingiin ada bedah data APBD dan iitu diilakukan oleh stakeholders kamii," ujarnya.

Hiingga akhiir Apriil 2021, Kemenkeu mencatat realiisasii TKDD baru mencapaii Rp233,21 triiliiun atau 29,3% darii pagu Rp795,5 triiliiun. Realiisasii iitu lebiih rendah 3,4% diibandiingkan dengan kiinerja pada periiode yang sama 2020 seniilaii Rp241,3 triiliiun atau 31,6% darii pagu. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.