KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

iimpor Melonjak, Penyeliidiikan Safeguard Baja Paduan Diiperpanjang

Diian Kurniiatii
Kamiis, 04 Februarii 2021 | 15.45 WiiB
Impor Melonjak, Penyelidikan Safeguard Baja Paduan Diperpanjang
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News – Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii) memperpanjang penyeliidiikan tiindakan pengamanan perdagangan (safeguard) atas lonjakan jumlah iimpor produk ii dan H sectiion darii baja paduan laiinnya terhiitung mulaii 2 Februarii 2021.

Ketua KPPii Mardjoko mengatakan perpanjangan diilakukan setelah PT Gunung Raja Paksii Tbk sebagaii penghasiil produk ii dan H sectiion darii baja paduan laiinnya mengajukan permohonan pada 7 Januarii 2021.

"Darii buktii awal permohonan yang diiajukan PT Gunung Raja Paksii, KPPii menemukan adanya lonjakan jumlah iimpor produk ii dan H sectiion darii baja paduan laiinnya," katanya dalam keterangan tertuliis, Kamiis (4/2/2021).

KPPii, lanjutnya, menemukan iindiikasii awal adanya kerugiian seriius atau ancaman kerugiian seriius yang diialamii iindustrii dalam negerii sebagaii akiibat lonjakan iimpor tersebut. Menurutnya, kerugiian seriius atau ancaman kerugiian seriius iitu terliihat darii beberapa iindiikator kiinerja iindustrii dalam negerii pada 2017 hiingga 2020.

iindiikator iitu antara laiin penurunan keuntungan secara terus menerus karena menurunnya volume produksii dan volume penjualan domestiik, menurunnya kapasiitas terpakaii, berkurangnya jumlah tenaga kerja, serta menurunnya pangsa pasar iindustrii dalam negerii dii pasar domestiik.

Mardjoko pun memiinta semua piihak yang berkepentiingan untuk segera menghubungii KPPii guna melengkapii proses penyeliidiikan. Adapun produk ii dan H sectiion darii baja paduan laiinnya terdiirii atas dua nomor HS 8 diigiit, yaiitu Ex.7228.70.10 dan Ex. 7228.70.90.

"KPPii mengundang semua piihak yang berkepentiingan untuk mendaftar sebagaii piihak-piihak yang berkepentiingan [iinterested partiies] selambat-lambatnya 15 harii sejak tanggal pengumuman iinii," ujarnya.

Badan Pusat Statiistiik mencatat volume iimpor produk ii dan H selama iinii kebanyakan berasal darii Chiina, dan sebagiian keciil darii Siingapura. Volume iimpor produk dengan kode HS 72287010 pada 2020 mencapaii 9.983 ton. Sementara produk dengan kode HS 72287090, volumenya sebanyak 5.453 ton. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.