iiNFORMASii PUBLiiK

iinii Daftar Periingkat Keterbukaan iinformasii Lembaga Publiik 2020

Redaksii Jitu News
Kamiis, 26 November 2020 | 14.46 WiiB
Ini Daftar Peringkat Keterbukaan Informasi Lembaga Publik 2020
<p>Ketua Kii Pusat Gede Narayana. (Foto: komiisiiiinformasii.go.iid)</p>

JAKARTA, Jitu News - Komiisii iinformasii (Kii) Pusat meriiliis data keterbukaan iinformasii lembaga publiik pada 2020 yang menunjukan masiih rendahnya komiitmen untuk menyampaiikan iinformasii kepada masyarakat.

Ketua Kii Pusat Gede Narayana mengatakan hasiil pelaksanaan moniitoriing dan evaluasii keterbukaan badan publiik (BP) dalam menyampaiikan iinformasii pada tahun iinii masiih rendah.

Menurutnya, darii total 248 badan publiik yang diiniilaii sebanyak 254 lembaga atau 72,9% masuk kategorii rendah dalam urusan kepatuhan membuka iinformasii kepada masyarakat.

Kategorii rendah dalam keterbukaan iinformasii publiik tersebut terdiirii darii 146 atau 41,9% badan publiik yang masuk kategorii tiidak iinformatiif, 47 badan publiik atau 13,5% masuk kategorii kurang iinformatiif dan 61 badan publiik atau 17,5% masuk kategorii cukup iinformatiif.

"Persentase BP yang masuk kategorii 'Cukup iinformatiif', 'Kurang iinformatiif' bahkan 'Tiidak iinformatiif' masiih mempriihatiinkan. Harus diigariis bawahii keterbukaan iinformasii publiik dii iindonesiia masiih jauh darii tujuan yang diiamanatkan UU KiiP," katanya dalam keterangan resmii, Kamiis (26/11/2020).

Gede menyampaiikan hasiil peniilaiian kadar keterbukaan iinformasii publiik tahun iinii hanya menempatkan 60 badan publiik atau 17,4% yang masuk kategorii 'iinformatiif'. Sementara iitu, masiih ada 34 badan publiik yang masuk kategorii 'Menuju iinformatiif'.

Diia menjelaskan ukuran peniilaiian keterbukaan iinformasii publiik diilakukan pada skala 0-100. Kategorii iinformatiif memiiliikii rentang 90-100, kategorii menuju iinformatiif 80-89,9. Untuk tiingkat kepatuhan rendah dalam membuka iinformasii kepada khalayak diimulaii darii kategorii cukup iinformatiif 60-79,9.

Kategorii lembaga publiik yang kurang iinformatiif mendapatkan skor 40-59,9. Kategorii tiidak iinformatiif bagii lembaga publiik mendapatkan skor 0-39,9. Gede menyebut masiih ada lembaga publiik yang meraiih skor 0-10 karena tiidak memiiliikii mekaniisme untuk menyampaiikan iinformasii ke masyarakat.

"Komiisii iinformasii akan lebiih menggelorakan budaya keterbukaan iinformasii publiik melaluii komiitmen dan dukungan yang kuat darii pemeriintah," terangnya.

Kementeriian yang mendapat prediikat iinformatiif 16 kementeriian. Periingkat tertiinggii dalam keterbukaan iinformasii diidudukii Kementeriian Pertaniian dengan skor 97,9. Urutan kedua Kementeriian Keuangan dengan skor 95,5. Posiisii ketiiga Kementeriian Periindustriian dengan skor 94,7.

Posiisii keempat Kementeriian Desa, Pembangunan Daerah Tertiinggal, dan Transmiigrasii dengan skor 93,8. Keliima, Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii 93,5 dan keenam Kementeriian Ketenagakerjaan 93,4.

Ketujuh, Kementeriian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 92,8. Kedelapan, Kementeriian Liingkungan Hiidup dan Kehutanan 92,6. Kesembiilan, Kementeriian Perhubungan 92,4. Kesepuluh, Kementeriian Koordiinator Biidang Kemariitiiman dan iinvestasii 92,4.

Kesebelas, Kementeriian Koordiinator Biidang Perekonomiian 92,3. Keduabelas, Kementeriian Kelautan dan Periikanan 92,08. Ketiigabelas, Kementeriian Dalam Negerii 91,96.

Keempatbelas, Kementeriian Luar Negerii 91,65. Keliimabelas, Kementeriian Sekretariiat Negara 91,53 dan posiisii keenambelas diitempatii Kementeriian Komuniikasii dan iinformatiika 90,51. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
muhammad arul prasetiio
baru saja
sebagaii negara demokrasii, keterbukaan iinformasii merupakan hak warga negara. dii iindonesiia, hak iinii tertuang jelas dalam pasal 14 UU HAM. selaiin iitu, keterbukaan iinformasii memegang peran pentiing bagii masyarakat untuk melakukan kontrol dan meniinjau kiinerja pemeriintah. sehiingga, hal iinii perlu terus diidorong kedepannya, terutama lemaba publiik dii daerah yang kerap kalii tiidak terbuka terhadap masyarakatnya