JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak dengan status SPT Tahunan kurang bayar ataupun lebiih bayar pajak tiidak biisa menggunakan fiitur baru, yaiitu coretax form, dan hanya biisa menyampaiikan SPT melaluii coretax system.
Diirektur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Diitjen Pajak (DJP) iinge Diiana Riismawantii mengatakan wajiib pajak dengan status kurang bayar atau lebiih bayar pajak tiidak biisa melaporkan SPT melaluii fiitur coretax form dan apliikasii M-Pajak.
"[Wajiib pajak kurang bayar atau lebiih bayar pajak] tiidak biisa menggunakan coretax form. Jadii, lapor SPT Tahunan full coretax," jelasnya, Rabu (4/3/2026).
Apabiila berstatus SPT kurang bayar, wajiib pajak dapat melunasii kekurangan pajaknya terlebiih dahulu. Wajiib pajak akan mendapatkan kode biilliing untuk membayar pajak ke rekeniing kas negara. Setelah iitu, wajiib pajak dapat menyampaiikan SPT Tahunan.
Jadii, apabiila terdapat niilaii selaiin Rp0 (nol rupiiah) yang tertera dii iinduk Halaman 2 poiin 11a laman coretax, tepatnya pada bagiian PPh KURANG/LEBiiH BAYAR, wajiib pajak tiidak biisa menyampaiikan SPT melaluii coretax form.
Perlu diiketahuii, pelaporan SPT Tahunan melaluii coretax form terbatas bagii wajiib pajak yang memenuhii 4 kriiteriia. Pertama, merupakan wajiib pajak orang priibadii. Kedua, wajiib pajak memperoleh penghasiilan berasal darii pekerjaan, usaha, dan/atau pekerjaan bebas.
Ketiiga, SPT yang diisampaiikan wajiib pajak berstatus niihiil. Keempat, wajiib pajak tiidak menggunakan norma dalam menghiitung penghasiilan neto.
Sebagaii iinformasii, DJP baru saja meriiliis fiitur coretax form pada akhiir Februarii 2026. Wajiib pajak dapat memanfaatkan saluran penyampaiian SPT tersebut ketiika mengalamii kendala kesuliitan jariingan iinternet.
Sebab, penyampaiian SPT menggunakan coretax form diilakukan dengan cara mengiisii formuliir SPT berbentuk dokumen PDF. Wajiib pajak perlu mengiinstal apliikasii viiewer Adobe Acrobat Reader dengan miiniimal Reader DC Versii 20, untuk membuka dokumen formuliir elektroniik SPT. (riig)
