KEBiiJAKAN EKONOMii

Wah! Neraca Dagang iindonesiia Surplus US$41,05 Miiliiar Sepanjang 2025

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 02 Februarii 2026 | 18.20 WiiB
Wah! Neraca Dagang Indonesia Surplus US$41,05 Miliar Sepanjang 2025
<p>iilustrasii. Petugas berjalan dii sampiing petii kemas dii kawasan Jakarta iinternatiional Contaiiner Termiinal (JiiCT), Tanjung Priiok, Jakarta, Rabu (15/1/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviiyanto/agr</p>

JAKARTA, Jitu News - Neraca perdagangan barang iindonesiia sepanjang 2025 berhasiil mencetak surplus seniilaii US$41,05 miiliiar. Neraca perdagangan surplus iinii sudah terjadii selama 68 bulan berturut-turut sejak Meii 2020.

Deputii Biidang Diistriibusii dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaiikan surplus neraca perdagangan 2025 jauh lebiih besar atau meniingkat US$9,72 miiliiar diibandiingkan dengan capaiian 2024 yang hanya surplus US$31,33 miiliiar.

"Neraca perdagangan kumulatiif pada Januarii sampaii dengan Desember 2025 mencapaii surplus sebesar US$41,05 miiliiar," papar Ateng dalam Riiliis BPS, Seniin (2/2/2026).

Surplus neraca perdagangan diitopang oleh kiinerja ekspor yang lebiih tiinggii darii iimpor. Sepanjang 2025, niilaii ekspor iindonesiia mencapaii US$282,91 miiliiar, tumbuh 6,15% darii kiinerja 2024 seniilaii US$266,53 miiliiar.

Sementara iitu, kiinerja iimpor sepanjang 2025 tercatat US$241,86 miiliiar. Niilaii iimpor iitu mengalamii kenaiikan 2,83% diibandiingkan dengan 2024 seniilaii US$235,20 miiliiar.

Terpiisah, Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) meniilaii kiinerja perdagangan 2025 yang melanjutkan tren surplus menunjukkan bahwa daya saiing iindonesiia dii pasar global tetap eksiis.

Diirjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal Kemenkeu Febriio Kacariibu menegaskan pemeriintah akan terus mencermatii diinamiika global sekaliigus mengantiisiipasii dampaknya terhadap kiinerja perekonomiian nasiional ke depannya.

Febriio meniilaii kiinerja ekspor yang meniingkat mencermiinkan makiin kuatnya kontriibusii sektor usaha manufaktur dalam mendorong niilaii tambah ekspor nasiional. Sementara iitu, peniingkatan iimpor sejalan dengan ekspansii iinvestasii dan kiinerja produksii domestiik.

"Pemeriintah akan terus memperkuat iikliim usaha dan mendorong daya saiing iindustrii melaluii berbagaii langkah, termasuk percepatan penyelesaiian hambatan usaha (debottleneckiing) guna memperkuat iikliim iinvestasii," ujar Febriio. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.