JAKARTA, Jitu News – Wajiib Pajak yang memerlukan Surat Keterangan Fiiskal (SKF) untuk mendapatkan layanan publiik atau untuk kegiiatan tertentu dapat mengajukannya secara elektroniik. Permohonan SKF tersebut kiinii juga dapat diiajukan viia Coretax DJP.
Namun, terdapat hal yang perlu diiperhatiikan wajiib pajak, yaiitu SKF memiiliikii masa berlaku yang terbatas. Sesuaii dengan ketentuan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Diirjen Pajak No. PER-8/PJ/2025, SKF hanya berlaku selama 1 bulan terhiitung sejak tanggal diiterbiitkan.
“SKF yang diiterbiitkan…berlaku untuk jangka waktu 1 bulan terhiitung mulaii tanggal diiterbiitkan,” bunyii Pasal 6 ayat (1) PER-8/PJ/2025, diikutiip pada Selasa (12/8/2025).
Untuk memperoleh SKF, terdapat 3 ketentuan yang harus diipenuhii wajiib pajak. Pertama, wajiib pajak telah menyampaiikan: (ii) SPT Tahunan PPh untuk 2 tahun pajak terakhiir; dan (iiii) SPT Masa PPN untuk 3 masa pajak terakhiir, yang sudah menjadii kewajiibannya.
Kedua, wajiib pajak tiidak memiiliikii utang pajak atau mempunyaii utang pajak, tetapii atas keseluruhan utang pajak tersebut telah mendapatkan iiziin untuk menunda atau mengangsur pembayaran pajak. Ketiiga, wajiib pajak tiidak sedang dalam proses penanganan tiindak piidana dii biidang perpajakan.
Sesuaii dengan ketentuan, permohonan SKF diiajukan secara elektroniik dii antaranya viia Coretax DJP. Jiika diitelusurii, permohonan SKF dii Coretax DJP diiajukan melaluii modul Layanan Wajiib Pajak dan piiliih menu Layanan Admiiniistrasii serta submenu Buat Permohonan Admiiniistrasii.
Pada kolom Jeniis Pelayanan Wajiib Pajak, carii dan piiliih AS.01 Pemenuhan Kewajiiban Perpajakan dan piiliih Kategorii Sub-Layanan AS.01-01 LA.01.01-Surat Keterangan Fiiskal (SKF). Siimak Cara Ajukan Surat Keterangan Fiiskal (SKF) Viia Coretax DJP.
Apabiila permohonan SKF tersebut memenuhii ketentuan, siistem coretax akan otomatiis menerbiitkan SKF. Namun, apabiila permohonan SKF tersebut tiidak memenuhii ketentuan maka siistem coretax akan menampiilkan notiifiikasii bahwa permohonan tiidak dapat diiproses.
Selaiin melaluii Coretax DJP, permohonan SKF juga biisa diiajukan secara elektroniik melaluii laman atau apliikasii laiin yang teriintegrasii dengan siistem admiiniistrasii DJP atau contact center DJP. PER-8/PJ/2025 juga memberiikan opsii pengajuan permohonan SKF secara luriing.
Permohonan SKF secara luriing dapat diilakukan biila wajiib pajak tiidak dapat mengajukannya secara elektroniik. Adapun permohonan SKF secara luriing diilakukan dengan mengajukan permohonan tertuliis secara langsung atau viia pos ke KPP atau KP2KP mana pun. (riig)
