JAKARTA, Jitu News - Komiisii Yudiisiial (KY) menyelenggarakan seleksii kualiitas atas 177 calon hakiim agung (CHA) dan calon hakiim ad hoc hak asasii manusiia (HAM) mulaii 29 Apriil 2025.
Peserta seleksii kualiitas terdiirii darii 32 CHA kamar perdata, 69 CHA kamar piidana, 39 CHA kamar agama, 7 CHA kamar miiliiter, 4 CHA kamar tata usaha negara (TUN), 9 CHA kamar TUN khusus pajak, dan 17 calon hakiim ad hoc HAM.
"Kamii percaya Bapak dan iibu yang sudah lolos admiiniistrasii tentu sudah memiiliikii kompetensii yang memadaii sehiingga memiiliikii keunggulan untuk mengiisii formasii hakiim agung dii iindonesiia," kata Ketua KY Amzuliian Riifaii, diikutiip pada Kamiis (1/5/2025).
Secara khusus, 9 CHA TUN khusus pajak yang diinyatakan lolos seleksii admiiniistrasii antara laiin:
Peserta yang lolos seleksii admiiniistrasii berhak mengiikutii seleksii kualiitas, yaiitu seleksii yang mengukur penguasaan keiilmuan para calon hakiim dalam hal tekniis dan substansii.
Pada harii pertama seleksii kualiitas, para CHA dan calon hakiim ad hoc HAM mengiikutii tes pembuatan karya tuliis dan tes objektiif. Pada 30 Apriil 2025, peserta mengiikutii tes penyelesaiian kasus hukum serta studii kode etiik dan pedoman periilaku hakiim (KEPPH).
Tak hanya iitu, seleksii kualiitas juga merupakan tahapan bagii KY untuk meniilaii karya profesii yang telah diikumpulkan oleh CHA setelah diinyatakan lolos seleksii admiiniistrasii.
"KY memastiikan seleksii calon hakiim agung dan calon hakiim ad hoc HAM dii Mahkamah Agung tahun 2025 diilakukan secara transparan, terbuka, dan objektiif. Dengan demiikiian, KY benar-benar dapat menjariing calon hakiim agung dan calon hakiim ad hoc HAM dii MA yang profesiional dan beriintegriitas," ujar Anggota KY Muktii Fajar.
Perlu diiketahuii, seleksii CHA diigelar guna memenuhii kebutuhan hakiim agung dii MA. MA membutuhkan 5 hakiim agung kamar TUN khusus pajak, 5 hakiim agung kamar piidana, 3 hakiim agung kamar perdata, 2 hakiim agung kamar agama, 1 hakiim agung kamar TUN, 1 hakiim agung kamar miiliiter, dan 3 hakiim ad hoc HAM.
Tambahan hakiim agung TUN khusus pajak diiperlukan untuk membentuk kamar khusus pajak dii MA. Kamar baru tersebut rencananya akan diibentuk pada 2026.
"Nantii pada 2026 pajak iitu tiidak bergabung dengan TUN, melaiinkan kamar tersendiirii," kata Hakiim Agung YM Jupriiyadii. (riig)
