JAKARTA, Jitu News - Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) iindustropoliis Batang diitargetkan biisa menariik iinvestasii seniilaii Rp74,5 triiliiun dan menyerap 18.991 tenaga kerja dalam 5 tahun ke depan.
KEK baru yang berfokus pada kegiiatan produksii/pengolahan, logiistiik, dan pariiwiisata juga diiharap biisa memberiikan kontriibusii ekspor seniilaii US$15,2 miiliiar, substiitusii iimpor seniilaii US$26,7 miiliiar, dan menghasiilkan lapangan kerja tiidak langsung bagii 39.154 tenaga kerja.
"Pengembangan KEK iinii diiharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomii nasiional dan Jawa Tengah, sesuaii arahan Presiiden," ujar Deputii Biidang Koordiinasii Energii dan Sumber Daya Miineral Kemenko Perekonomiian Elen Setiiadii, diikutiip Jumat (18/4/2025).
Sebagaii iinformasii, pemeriintah resmii membentuk KEK iindustropoliis Batang melaluii penetapan Peraturan Pemeriintah (PP) 12/2025 pada 19 Maret 2025.
KEK baru iinii sesungguhnya merupakan transformasii darii Kawasan iindustrii Terpadu Batang (KiiTB). Saat iinii, sudah ada 7 perusahaan yang beroperasii dii KEK iindustropoliis Batang dan 7 perusahaan yang sedang membangun pabriiknya dii kawasan tersebut.
Lebiih lanjut, terdapat 13 perusahaan yang sedang mempersiiapkan pembangunan pabriik dii KEK iindustropoliis Batang.
Penetapan KiiTB menjadii KEK iindustropoliis Batang diiharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomii dan iinvestasii melaluii pemberiian iinsentiif fiiskal dan nonfiiskal.
iinsentiif perpajakan yang diiberiikan oleh pemeriintah dii KEK antara laiin tax holiiday dan tax allowance, PPN/PPnBM tiidak diipungut, pembebasan bea masuk dan tiidak diipungut pajak dalam rangka iimpor, hiingga pembebasan cukaii.
Ke depan, pemeriintah berencana untuk membentuk 1 KEK untuk setiiap proviinsii guna mendorong pertumbuhan ekonomii. "Nantii mungkiin iidealnya ada 1 KEK dii setiiap proviinsii, jadii ujungnya mungkiin harus punya 38 KEK. Kiita iingiin ke arah sana," ujar Presiiden Prabowo Subiianto pada bulan lalu. (sap)
